Putri Elly Lasut, Bupati Talaud Terpilih Raih Suara Terbanyak DPR RI

Komisi pemilihan umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Talaud menyampaikan hasil rekapitulasi di tingkat Provinsi,Hillery meraup suara signifikan 19752 suara

Putri Elly Lasut, Bupati Talaud Terpilih Raih Suara Terbanyak DPR RI
tribun manado/christian wayongkere
KPU Kabupaten Kepulauan Talaud dalam rapat pleno tingkat provinsi. 

Putri Elly Lasut, Bupati Talaud Terpilih Raih Suara Terbanyak DPR RI 

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Hillery Brigitha Lasut putri dari Elly E Lasut Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud terpilih dan Telly Tjanggulung ketua partai Nasdem kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) meraup suara terbanyak untuk calon anggota DPR RI di Kabupaten Kepulauan Talaud.

Komisi pemilihan umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Talaud menyampaikan hasil rekapitulasi di tingkat Provinsi, Hillery meraup suara signifikan 19,752 suara.

Baca: KRONOLOGI LENGKAP Penangkapan 2 Terduga Teroris di Pelabuhan Bitung, Ditangkap Pagi Pukul 05.45 Wita

Sedangkan jagoan caleg DPR RI dari PDI Perjuangan nomor urut 1 Adriana Dondokambey hanya meraup 5,764 disusul calon PDI Perjuangan nomor urut 5 Vanda Sarundajang dengan torehan 2,239 suara dan nomor urut 3 Jantje Wowiling Sajouw yang juga mantan Bupati Minahasa meraup 1.608 suara.

Di tubuh partai Golkar Jerry Sambuaga caleg DPR RI nomor urut 1 berhasil meraih 1,843 suara unggul atas kompatriotnya nomor urut 5 Imelda Diana Rondonuwu.

Sedangkan raihan suara caleg DPR RI petahan dari partai Demokrat EE Mangindaan meraih 1,728 suara dan senotor Sulut Benny Ramdhani yang maju DPR RI dari partai Hanura meraih suara 2,003.

Di Talaud partai Hanura mampu menjadi penyeimbang dua partai penguasa PDI Perjuangan dan Partai Nasdem.

Faktor yang mendukung naiknya dukungan untuk partai Hanura, karena ketua DPC Partai Hanura adalah Sri Wahyumi Maria Manalip Bupati Talaud non aktif yang terlibat kasus suap dan ditangkap KPK.

Baca: 8 Terduga Teroris Ditangkap di Bitung, Bekasi & Tegal:Akan Manfaatkan Momentum Unjuk Rasa di Jakarta

Saat ini terpantau proses penyampaian hasil rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat provinsi oleh KPU Talaud, dipending karena ada protes dari saksi PDI Perjuangan Lucky Senduk.

"Kita pending dulu untuk pemilihan DPR RI di Talaud, karena akan dilakukan pencocokan data DA1 dari KPU Talaud belum ada," kata Ardiles Mewoh ketua KPU provinsi Sulut.

Lucky Senduk saksi partai PDI Perjuangan mempertanyakan ‎selisih penggunaan surat suara pilpres 58.508, sedangkan DPR RI 58.537.

"Kenapa pemilih pileg DPR RI lebih banyak pemilih dari pemilihan presiden di Talaud, kemudian ada penyesuan di Kecamatan Tanpa Nama DA1 tidak sesuai dengan DA1 Plano serta rekom lainnya," kata Lucky.

Baca: 2 Terduga Teroris Ditangkap di Pelabuhan Bitung, Pengamat Sebut Bahaya Kecolongan di Jalur Transit

Pihak KPU dalam keterangan awalnya mengatakan, untuk selisih penggunaan surat suara karena di Talaud ada dua tempat pemungutan suara (TPS) yang melaksanakan pemungutan suara ulang (PSU). "Otomatis partisipasi berkurang untuk pelihan Pilpres atau PPWP," jelas KPU Talaud.‎

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Chintya Rantung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved