Dinas Pertanian Boltim Kembangkan Bawang Putih, Agustina: 42 Kelompok Tani Jadi Pilot Project

Dinas Pertanian Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, kembangkan tanaman hortikultura jenis Bawang Putih seluas 150 hektar.

Dinas Pertanian Boltim Kembangkan Bawang Putih, Agustina: 42 Kelompok Tani Jadi Pilot Project
Tribun Manado/Vendi lera
Aktivitas Pertanian di Boltim 

Dinas Pertanian Boltim Kembangkan Bawang Putih, Agustina: 42 Kelompok Tani Jadi Pilot Project

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Dinas Pertanian Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, kembangkan tanaman hortikultura jenis Bawang Putih seluas 150 hektar.

Tanaman Bawang Putih rencananya akan dikembangkan di tiga wilayah Mooat, Modayag dan Modayag Barat sebagai pilot project.

"Ada 42 kelompok di tiga daerah yang akan diberikan bibit Bawang Putih masing-masing tiga hektar," ujar Kepala Seksi Hortikultura Agustina Apena, Selasa (7/5/2019).

Baca: KRONOLOGI LENGKAP Penangkapan 2 Terduga Teroris di Pelabuhan Bitung, Ditangkap Pagi Pukul 05.45 Wita

Kata dia, di Sulawesi Utara hanya ada empat daerah dari 15 Kabupaten/Kota yang mendapat bantuan Bawang Putih dari Pemerintah Pusat sebanyak 150 hektar. Tujuannya menuju swasembada Bawang Putih 2019.

Ia menambahkan, produksi tanaman hortikultura di Boltim, untuk Bawang Merah tahun 2018 berjumlah 997,33 ton, sedangkan 2019 produksi sampai Maret 358,59 ton.

Sedangkan produksi cabe tahun 2018 berjumlah 818, 49 ton dan cabe kriting 2022, 10 ton. Daerah paling banyak produksi di Kecamatan Modayag.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Boltim, Soetiono mengatakan, untuk hortikultura jenis Bawang Putih, akan dikembangkan, karena selama ini tidak ada petani yang membudidaya tanaman tersebut.

Baca: 2 Terduga Teroris Ditangkap di Pelabuhan Bitung, Pengamat Sebut Bahaya Kecolongan di Jalur Transit

Boltim salah satu yang terpilih dari Kabupaten lainya seperti Minahasa, Minahasa Selatan dan Bolaang Mongondow. Karena memiliki dataran tinggi, sehingga cocok untuk kembangkan tanaman Bawang Putih.

"Saya berupaya, agar tanaman ini berhasil dikembangkan di Boltim," ujar Soetiono. (Ven).

Penulis: Vendi Lera
Editor: Chintya Rantung
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved