Densus 88 Meringkus 8 Terduga Teroris, Berikut Sejarah Pembentukannya

Densus 88 adalah satuan khusus Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk penanggulangan terorisme di Indonesia.

Densus 88 Meringkus 8 Terduga Teroris, Berikut Sejarah Pembentukannya
berita agar
Ilustrasi Penangkapan Teroris 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Baru-baru Ini Tim Detasemen Khusus 88 atau Densus 88 kembali menangkap 8 terduga teroris di sejumlah tempat yaitu Jawa Barat, Sulawesi, dan di Tegal, Jawa Tengah. 

Rentetan penangkapan tersebut bermula dari operasi Densus 88 Antiteror Polri di Bitung, Sulawesi Utara, Kamis (2/5/2019).

Dari operasi tersebut, Densus 88 Antiteror Polri menangkap 8 orang terduga teroris berinisial RH, M, SL, AN, MC, MI, IF  dan T.

Banyak mungkin yang belum mengenal siapa Tim Densus 88 ini. Berikut Tribun Manado menjelaskannya.

Densus 88 adalah satuan khusus Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk penanggulangan terorisme di Indonesia.

Anggota Densus 88
Anggota Densus 88 (Mast Irham/EPA)

Pasukan khusus ini dilatih khusus untuk menangani segala ancaman teror, termasuk teror bom.

Beberapa anggota juga merupakan anggota tim Gegana.

Detasemen 88 dirancang sebagai unit antiterorisme yang memiliki kemampuan mengatasi gangguan teroris mulai dari ancaman bom hingga penyanderaan.

Berkekuatan diperkirakan 400 personel ini, Densus 88 terdiri dari ahli investigasi, ahli bahan peledak dan unit pemukul yang di dalamnya terdapat ahli penembak jitu.

Selain itu masing-masing kepolisian daerah juga memiliki unit antiteror beranggotakan 45-75 orang, namun dengan fasilitas dan kemampuan yang lebih terbatas.

Halaman
123
Penulis: Rhendi Umar
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved