Internasional

Update Serangan Israel di Gaza, Gempuran 320 Target, Jumlah Korban Tewas Bertambah

Bentrokan paling sengit dalam beberapa tahun terakhir itu sejauh ini telah menyebabkan empat warga Israel dan 23 warga Palestina tewas.

Update Serangan Israel di Gaza, Gempuran 320 Target, Jumlah Korban Tewas Bertambah
AFP
Sebuah mobil, yang tampaknya milik seorang anggota Hamas, merupakan salah satu yang disasar Israel. (AFP) 

JUMLAH korban tewas di pihak Israel dan Palestina meningkat setelah kedua belah pihak terlibat aksi kekerasan di Jalur Gaza.

Bentrokan paling sengit dalam beberapa tahun terakhir itu sejauh ini telah menyebabkan empat warga Israel dan 23 warga Palestina tewas.

Militer Israel mengklaim lebih dari 600 roket telah ditembakkan ke wilayah Israel sejak Sabtu (4/5). Sebagai balasan, Israel menyatakan telah melancarkan gempuran terhadap 320 target.

Bahkan, pada Minggu (5/5), Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, telah memerintahkan militer "melanjutkan serangan masif terhadap elemen-elemen teror" di Gaza.

Netanyahu juga menyatakan pasukan di sekitar Jalur Gaza akan "diperkuat dengan tank, artileri, dan pasukan infantri".

Warga Kota Ashkelon di Israel bereaksi saat mendengar sirine tanda peringatan waspada bahaya roket. (Reuters)
Warga Kota Ashkelon di Israel bereaksi saat mendengar sirine tanda peringatan waspada bahaya roket. (Reuters) (Reuters)

Apa yang kita ketahui soal para korban?

Pemerintah Israel mengatakan sebanyak empat orang tewas akibat serangan roket.

Adapun Kementerian Kesehatan di Gaza mengungkap ada 23 warga Palestina yang tewas sepanjang akhir pekan. Sebagian besar tewas pada Minggu (5/5). Kelompok Jihad Islam mengakui tujuh di antara para korban tewas merupakan anggota mereka.

Akan tetapi sebagian adalah warga sipil, termasuk seorang bocah berusia 12 tahun dan dua perempuan hamil.

Selagi aksi saling gempur bereskalasi, militer Israel menyebut telah membunuh seorang komandan Hamas bernama Hamed Hamdan al-Khodari.

Halaman
123
Editor: Frandi Piring
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved