Korban Jiwa Terus Berjatuhan di Jalur Gaza, Israel dan Palestina Saling Gempur

Kelompok Jihad Islam mengakui tujuh di antara para korban tewas merupakan anggota mereka.

Korban Jiwa Terus Berjatuhan di Jalur Gaza, Israel dan Palestina Saling Gempur
AFP
ilustrasi: Serangan udara Israel di Gaza Palestina beberpaa waktu lalu 

TRIBUNMANADO,CO.ID, GAZA - Korban jiwa dna korban luka-luka terus berjatuhan di Jalur Gaza pasca Israel dan Palestina saling gempur.

Dilansir BBC, Bentrokan paling sengit dalam beberapa tahun terakhir itu sejauh ini telah menyebabkan empat warga Israel dan 23 warga Palestina tewas.

Militer Israel mengklaim lebih dari 600 roket telah ditembakkan ke wilayah Israel sejak Sabtu (4/5). Sebagai balasan, Israel menyatakan telah melancarkan gempuran terhadap 320 target.

Bahkan, pada Minggu (5/5), Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, telah memerintahkan militer "melanjutkan serangan masif terhadap elemen-elemen teror" di Gaza.

Netanyahu juga menyatakan pasukan di sekitar Jalur Gaza akan "diperkuat dengan tank, artileri, dan pasukan infantri".

Adapun Kementerian Kesehatan di Gaza mengungkap ada 23 warga Palestina yang tewas sepanjang akhir pekan. Sebagian besar tewas pada Minggu (5/5). Kelompok Jihad Islam mengakui tujuh di antara para korban tewas merupakan anggota mereka.

Akan tetapi sebagian adalah warga sipil, termasuk seorang bocah berusia 12 tahun dan dua perempuan hamil.

Suasana permakaman seorang warga Israel yang tewas akibat serangan roket.
Selagi aksi saling gempur bereskalasi, militer Israel menyebut telah membunuh seorang komandan Hamas bernama Hamed Hamdan al-Khodari.

Sejumlah bangunan yang dihancurkan Israel, menurut militer Israel, adalah gedung bertingkat di Kota Gaza yang diklaim merupakan kantor intelijen Hamas.

Pemerintah Turki mengatakan kantor berita Anadolu juga berkantor di gedung itu. Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu, menyebut serangan Israel terhadap warga sipil adalah "kejahatan terhadap kemanusiaan".

Halaman
12
Editor: Charles Komaling
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved