Jadi Tersangka Kasus Suap PLTU Riau-1, Sofyan Basir Penuhi Panggilan KPK

Sofyan Basir memenuhi panggilan pemeriksaan perdana sebagai tersangka di Komisi Pemberantasan Korupsi, Senin (6/5/2019).

Jadi Tersangka Kasus Suap PLTU Riau-1, Sofyan Basir Penuhi Panggilan KPK
ANTARA FOTO/Reno Esnir/kye
Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir (tengah) tiba untuk menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (28/9/2018). Sofyan Basir diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan Menteri Sosial dan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham terkait menerima suap dalam proyek PLTU Riau-1. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Direktur Utama PT PLN (Persero) nonaktif Sofyan Basir memenuhi panggilan pemeriksaan perdana sebagai tersangka di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (6/5/2019).

Sofyan rencananya diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1 di Provinsi Riau.

Sofyan yang mengenakan kemeja batik berwarna kuning keemasan itu tampak mendatangi gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 09.57 WIB.

Ia juga tampak membawa sebuah map dengan motif batik.

Ia tampak didampingi sejumlah orang lainnya.

Adapun penasihat hukum Sofyan, Soesilo Aribowo sudah tiba dan menunggu Sofyan di lobi Gedung Merah Putih KPK.

Sofyan langsung memasuki lobi gedung KPK. Penetapan tersangka Sofyan merupakan hasil pengembangan kasus dugaan suap terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1 di Provinsi Riau.

Dalam kasus ini KPK sudah menjerat mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih, mantan Sekjen Golkar Idrus Marham, dan Johannes Budisutrisno Kotjo selaku pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited.

Pada pengembangan sebelumnya, KPK juga sudah menjerat pemilik PT Borneo Lumbung Energi dan Metal, Samin Tan.

Sofyan diduga bersama-sama membantu Eni dan kawan-kawan menerima hadiah atau janji dari Kotjo untuk kepentingan proyek Independent Power Producer (IPP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang (PLTU) Riau 1.

Sofyan disangka melanggar pasal 12 huruf a atau pasal 12 hurut b atau pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP atau Pasal 56 ayat (2) KUHP jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. (Dylan Aprialdo Rachman)

Baca: Buka Brankas Nikita Mirzani, Krizna Fahrezi Kaget Dapat Hadiah Ini

Baca: Diisukan Lolos ke Parlemen sebagai Anggota DPR RI, Ini Perolehan Suara Krisdayanti

Baca: 30 Tahanan Kabur dari Sel, 7 Petugas Diperiksa Provos Polresta Palembang

TONTON JUGA:

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Sofyan Basir Datangi Gedung KPK, Penuhi Panggilan Pemeriksaan sebagai Tersangka Korupsi PLTU Riau-1

Editor: Rhendi Umar
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved