Daerah

38 Desa di Boltim Belum Kantongi SP2D Pencairan Dana Desa

Sebanyak 38 desa, di Kabupaten Boltim, belum memegang Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) untuk pemanfaatan dana desa tahap satu 2019.

38 Desa di Boltim Belum Kantongi SP2D Pencairan Dana Desa
ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Sebanyak 38 desa di Kabupaten Boltim belum memegang Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) untuk pemanfaatan dana desa tahap satu 2019.

Menurut Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa, Fitra Damopolii, hingga Mei ini, baru 42 desa yang memegang SP2D dari Pemerintah Daerah untuk pencairan dana desa tahap satu.

Namun, Dinas Pemerdayaan Masyarakat Desa (PMD), akan turun mengecek 42 desa yang telah memegang SP2D, apakah dana tersebut sudah dipergunakan atau tidak? Sebab hal tersebut mempengaruhi serapan anggaran untuk tahap satu.

"Pegawasan kami bukan hanya desa yang belum pegang SP2D, namun yang sudah," ujar Fitra Damopolii, Senin (6/5/2019).

Kepala Dinas Pemerdayaan Masyarakat Desa, Slamet Umbola
Kepala Dinas Pemerdayaan Masyarakat Desa, Slamet Umbola (tribunmanado.co.id/Vendi Lera)

Kata dia, 38 desa belum pegang SP2D alasanya belum lengkap administrasi seperti APBDes belum selesai dan berkas pendukung lainnya.

Lanjut dia, harus proses pencairan tahap satu terakhir Maret. Mei sudah masuk tahap dua. Namun masih ada 38 belum selesai.

Kepala Dinas Pemerdayaan Masyarakat Desa, Slamet Umbola mengatakan, pencairan harus segera dilaksanakan, agar semua program desa tahap pertama bisa dijalankan.

Selain itu, penyerapan anggaran harus juga dipercepat, agar tidak mempengaruhi pencairan tahap kedua dan ketiga.

"Kami akan menyurat ke desa yang belum mengurus pencairan untuk segera melengkapi berkas," ujar Slamet Umbola.

Ia menambahkan, anggaran untuk tahap pertama Rp13 miliar lebih. Sekarang baru beberapa desa yang mempergunakannya. (Ven)

Penulis: Vendi Lera
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved