Pilot Lion Air

UPDATE Begini Nasib Pilot Lion Air Aniaya Roomboy Hotel di Surabaya, Hitam Diatas Putih dari Korban

Update terbaru kasus ini, polisi mengaku sudah menemukan bukti-bukti penganiayaan yang dilakukan pilot Lion Air tersebut.

UPDATE Begini Nasib Pilot Lion Air Aniaya Roomboy Hotel di Surabaya, Hitam Diatas Putih dari Korban
kolasetribunmanado.co.id/
Polisi Temukan Bukti Awal Pilot Lion Air Pukul Pegawai Hotel di Surabaya, Mulai Menampar hingga Menonjok 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Nasib pilot Lion Air yang pukul roomboy hotel di Surabaya akan dijerat pasal penganiayaan oleh tim penyidik Polrestabes Surabaya.

Update terbaru kasus ini, polisi mengaku sudah menemukan bukti-bukti penganiayaan yang dilakukan pilot Lion Air tersebut.

Di artikel ini Anda juga bisa menyimak fakta-fakta dan kronologi kejadian pilot Lion Air tega aniaya pegawai hotel di Surabaya.

Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya menaikkan status kasus penganiayaan yang dilakukan terhadap pegawai hotel oleh pilot Lion Air berinisial AG ke tingkat penyidikan.

"Penyelidikannya telah kami lakukan sejak video penganiayaannya beredar di media sosial," ujar Wakil Kepala Polrestabes Surabaya Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Leonardus Simarmata kepada wartawan di Surabaya, Sabtu (4/05/2019), seperti dikutip Surya.co.id dari kantor berita Antara.

Baca: AR Pegawai La Lisa Hotel Surabaya Lapor ke Polisi, Dugaan Pemukulan Dilakukan Oknum Pilot Lion Air

Dalam video yang beredar di media sosial, pilot AG terlihat beberapa kali melayangkan pukulan terhadap karyawan Hotel La Lisa Surabaya berinisial AR.

"Berdasarkan video yang viral itu, kami segera terjunkan petugas untuk cek ke lokasi Hotel La Lisa dan ternyata memang benar terjadi pada tanggal 30 April 2019," ucapnya.

Berdasarkan penyelidikan polisi, penganiayaan itu dilakukan oleh pilot AG karena seragam yang dicuci menggunakan jasa di hotel tersebut dirasa kurang rapi.

"Kemarin korban AR telah melaporkan resmi perkara ini ke Polrestabes Surabaya. Lalu tadi malam kami lakukan gelar perkara," kata Simarmata.

Sesuai gelar perkara itulah, kata dia, Polrestabes Surabaya kemudian menaikkan status kasus penganiayaan ini menjadi penyidikan, namun polisi belum menetapkan pilot AG sebagai tersangka.

Halaman
1234
Editor: Frandi Piring
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved