Ramadan Berkah

Jaga Kulit agar Tak Dehidrasi saar Puasa

Biasanya, faktor yang tidak bisa dimodifikasi hanyalah genetik. Namun ketika berpuasa, diet pun menjadi faktor yang tidak dapat dimodifikasi.

Jaga Kulit agar Tak Dehidrasi saar Puasa
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Tak lama lagi, ibadah puasa di bulan Ramadan akan segera dimulai.

Saat berpuasa, seseorang tidak diperbolehkan untuk makan atau minum selama 13-14 jam.

Perubahan asupan ini tentunya juga berpengaruh pada kesehatan kulit.

Dokter Ika Anggraini SpDV mengatakan bahwa kesehatan kulit dipengaruhi oleh empat hal.

Yakni, genetik dan psikologis, diet, faktor lingkungan (ultraviolet, polusi dan kelembapan udara) dan bahan kimia dalam produk kosmetik.

Demikian Ika dalam Konferensi Pers bertajuk “Penanganan Terkini dengan Terapi Kombinasi: Kulit Sehat untuk Pria dan Wanita di Segala Kesempatan”, Hongkong Cafe, Jakarta, Jumat (3/5/2019).

Biasanya, faktor yang tidak bisa dimodifikasi hanyalah genetik. Namun ketika berpuasa, diet pun menjadi faktor yang tidak dapat dimodifikasi.

“Kendala menjaga hidrasi kulit pada saat Ramadan adalah karena perubahan pola asupan makanan. 

"Biasanya tubuh dapat memperoleh asupan tanpa adanya batasan jam khusus, namun ketika Ramadan, tubuh tidak mendapat asupan dalam kurun waktu sekitar 13 jam,” ujar Ika.

Padahal, lanjut dia, tubuh kita tetap bermetabolisme seperti biasanya, mengekskresikan cairan dari keringat dan buang air kecil.

Halaman
123
Editor: Edi Sukasah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved