Hasil Putusan KPU jadi Akhir Cerita Dukungan PAN dan Demokrat kepada Prabowo-Sandi

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Bara Hasibuan mengungkapkan langkah sikap partainya seusai selesai pemilihan pilpres 2019..

Hasil Putusan KPU jadi Akhir Cerita Dukungan PAN dan Demokrat kepada Prabowo-Sandi
kompas.com
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono saat menerima calon presiden Prabowo Subianto di kediaman SBY di Kuningan, Jakarta, Jumat (10/8/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dua Partai Pendukung Prabowo-Sandi, yaitu Partai Demokrat dan Partai PAN, kemungkinan akan hijrah dari koalisi Indonesia Adil dan Makmur, jika hasil keputusan KPU menyatakan Prabowo-Sandi gagal jadi presiden terpilih Indonesia.

Dikutip TribunWow.com (grup Tribunmanado.co.id) dari saluran Youtube Kompas TV, Sabtu (4/5/2019), Bara hasibuanmenuturkan mengenai komitmen partainya kepada kubu 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hanya sampai pada pemilihan presiden.

"Karena segala kemungkinan kan bisa terjadi kan. Komitmen kami hanya sampai pemilihan presiden. Secara de facto pemilihan presiden sudah selesai walaupun kita secara resmi masih menunggu proses perhitungan suara di KPU kan," ujar Bara.

Dirinya pun mengatakan langkah partainya harus ditentukan demi kebaikan partainya untuk 5 tahun ke depan.

"Jadi selanjutnya itu yang kita punya legalitas untuk menentukan langkah selanjutnya dong, sesuai apa yang paling kita pikir langkah terbaiak bagi kita, posisi yang terbaik untuk 5 tahun ke depan," ungkapnya.

Bara Hasibuan
Bara Hasibuan (google/media Indonesia)

Sedangkan Bara juga menuturkan besar kemungkinan PAN akan berada di kursi pemerintahan kembali seperti sebelumnya.

"Rasional dalam arti yang terbaik bagi partai, darah PAN, histori PAN, memang eksistensi kita dari tahun 1999 kita kan kebanyakan berada dalam pemerintahan," kata Bara.

"Kurun waktu yang sangat sedikit kita di luar pemerintahan."

Sedangkan sebelumnya, tak hanya PAN yang merupakan partai koalisi kubu 02, Demokrat juga menyatakan hal senada.

Hal itu diungkapkan Kadiv Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean.

Halaman
1234
Editor: Rhendi Umar
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved