Effendi Ghazali Disalahkan dan Dibilang Cari Uang karena Usulkan Pemilu Serentak

Effendi Ghazali, mengaku ada banyak pihak yang menyalahkannya karena mengajukan gugatan pemilu serentak di Mahkamah Konstitusi

Effendi Ghazali Disalahkan dan Dibilang Cari Uang karena Usulkan Pemilu Serentak
era muslim
Effendi Ghazali 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pakar komunikasi politik, Effendi Ghazali, mengaku ada banyak pihak yang menyalahkannya karena mengajukan gugatan pemilu serentak di Mahkamah Konstitusi (MK).

Diberitakan TribunWow.com dari Tribunnews.com, hal ini disampaikannya saat membahas soal banyaknya petugas KPPS yang meninggal dunia selama proses pemilu 2019.

Awalnya, Effendi mengatakan bahwa dirinya merasa sedih tiap kali mendengar kabar adanya anggota KPPS yang meninggal dunia.

Ia lantas mempertanyakan DPR dan masyarakat sosial yang tak memberikan komentarnya terkait aturan pemilu serentak ini.

"Dimana fungsi DPR? Dimana fungsi Civil Society? Jadi, begitu dikabulkan MK, MK tidak dapat membuat undang-undang," kata Effendi.

"Undang-undang dibuat oleh DPR dan dijalankan oleh KPU. Nah, DPR ini pergi ke luar negeri pakai uang rakyat kemana-mana, tapi tidak menemukan sedikitpun kalau ini akan bahaya," sambung dia.

Baca: Pimpin Penenggelaman 13 Kapal Asing, Menteri Susi: Negara Kita Menakuti Negara Lain

Effendi menyebutkan, dirinya siap disalahkan, namun DPR juga tidak bisa berpura-pura tak meraa salah.

"DPR jangan jadi pura-pura menjadi penyelamat di sini. Salah satu biang persoalan itu DPR juga. Saya disalahkan? Siap," kata Effendi.

"Tapi DPR kan melakukan studi banding ke negara-negara itu, masa tidak bisa menemukan usulan? Misalnya, ini tidak bisa begini, tidak bisa begini. Harusnya begini."

Effendi juga mempertanyakan banyaknya petugas meninggal, meski KPU sudah melakukan simulasi terkait pemilu serentak ini.

Halaman
123
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved