BPJS Kesehatan-DPR RI Rumuskan Layanan Khusus Korban Kekerasan Seksual

orban kekerasan seksual seperti pada kasus perkosaan ternyata belum memiliki penangan khusus oleh BPJS Kesehatan.

BPJS Kesehatan-DPR RI Rumuskan Layanan Khusus Korban Kekerasan Seksual
Tribun Manado / Fernando Lumowa
BPJS Kesehatan Manado 

TRIBUNMANADO.CO.ID-Korban kekerasan seksual seperti pada kasus perkosaan ternyata belum memiliki penangan khusus oleh BPJS Kesehatan

 Itu berkembang pada pembahasan KomisI IX DPR RI dan BPJS Kesehatan ketika diadakan kunjungan kerja di Kantor Gubernur Sulut, akhir pekan lalu.

Sumarjati Arjoso mengatakan, sudah seharusnya semisal korban kekerasan seksual mendapat pelayanan khusus
 "Jika ngak dapat ini kita harus bahas bersama,"  kata dia.

 DPR RI akan membawa masalah ini ke rapat dewan mengundang BPJS Kesehatan dan Kementerian Kesehatan

 "Jangan sampai orang sudah menderita, lebih menderita lagi karena tambah biaya," ujar Legislator Gerindra ini.

 Andayani Budi Lestari Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan mengakui korban kekerasan seksual belum masuk skema penanganan khusus
 Dalam aturan itu ada diatur apa yang bisa dijamin dan yang tidak bisa dijamin

Korban kekerasan seksual belum dijamin.

Tapi BPJS Kesehatan meyakini ini perlu ada tindaklanjuti, ia meminta dukungan DPR RI untuk itu

"Ada sinyal karena belum dijamin,  ada penjamin yang lain, tapi ini belum clear kita akan tindaklanjut ke depan," kata dia. 

Usul Pemutihan.

Baca: BPJS Kesehatan Tak Bisa Putihkan Tunggakan Iuran Peserta, Bayar Rutin Setiap Bulan

Halaman
12
Penulis: Ryo_Noor
Editor: Herviansyah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved