News Analisis

ANALISIS: Pintu Koalisi Terbuka Lebar

Diprediksi Pemilu Gubernur (Pilgub) berikut akan lebih ketat persaingan dari Pilgub sebelumnya dikarenakan saat ini ada 3 kekuatan yang memilki peluan

ANALISIS: Pintu Koalisi Terbuka Lebar
tribunmanado.co.id/Arthur Rompis
Taufik Tumbelaka 

Oleh: Taufik Tumbelaka (Pengamat Politik)

Diprediksi Pemilu Gubernur (Pilgub) berikut akan lebih ketat persaingan dari Pilgub sebelumnya dikarenakan saat ini ada 3 kekuatan yang memilki peluang memunculkan Kandidatnya, yaitu PDI Perjuangan, Partai Golkar (PG) dan Partai Nasdem.

Oleh karena itu sangat wajar jika muncul prediksi untuk Pilgub berikut kembali akan muncul 3 pasang kandidat, sama dengan Pilgub sebelumnya namun dengan konsetelasi yang berbeda.

PDI Perjuangan sudah hampir pasti memajukan Olly Dondokambey (OD), Partai Golkar menjagokan Christiany Euginia Parumtu (CEP) atau yang dikenal dengan nama Tetty Paruntu, sedangkan Nasdem masih tanda tanya karena ada sejumlah nama seperti Elly E Lasut (E2L) yang konon akan bergabung dengan Nasdem mengikuti sang anak dan ada sejumlah nama lainnya yang dalam jajaran Nasdem.

Jika "skenario" 3 pasang kandidat yang muncul maka akan ditunggu siapa "papan 2" dati masing-masing kandidat. Sampai saat ini masih belum jelas walaupun dikalangan tertentu telah dimunculkan wacana OD-SK 2 periode dan ini berarti Steven Kandouw (SK) akan kembali lagi mendampingi OD.

Sedangkan Partai Golkar belum jelas siapa yang akan dimunculkan sebagai calon Wakil Gubernur, bisa dari perwakilan zona Nusa Utara atau mungkin juga zona Bolaang Mongondow. Demikian pula Nasdem yang nampaknya masih akan menunggu hasil survey internal guna mengetahui peta kekuatan serta peluang walaupun muncul wacana E2L dengan Benny Rhamdani (BRrani).

Namun dalam Pilgub berikut ada juga peluang.menjadi 2 pasang kandidat yang akan bertarung dalam kontestansi berikut, bisa PDI Perjuangan berkolaborasi dengan Partai Golkar dimana OD menggandeng Tetty Paruntu atau PDI Perjuangan dengan Nasdem.

Peluang ini bisa saja terjadi karena nampaknya Pilgub berpeluang cukup besar tidak akan berdiri sendiri.

Dalam arti beberapa parai politik (parpol) juga harus memikirkan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) lain seperti Pilkada Manado, Pilkada Bitung, Pilkada Minut, Pilkada Minsel dan lainnya, maka terbuka peluang terjadi kolaborasi besar antar parpol karena terkait target kepentingan politik dari masing-masing parpol.

Untuk saat ini memang asa anggapan agak terlalu pagi memprediksi para pasangan kandidat di Pilgub. Namun nampaknya 3 kekuatan politik sudah mengambil ancang-ancang dan untuk itu nampak jelas PDI Perjuangan akan mengandalkan kekuatan mesin politiknya.

Dalam hal ini mesin parpol yang sudah terbukti berjalan dengan baik dan keuntungan sebagai petahana.

Hal inilah yang akan membuat parpol saingan seperti Partai Golkar dan Nasdem akan berhitung keras karena hanya dengan kalkulasi yang kuat serta jeli akan memperoleh peluang kemenangan.

Posisi politim PDI Perjuangan saat Ini tentunya sangat disadari oleh Partai Golkar dan Nasdem sehingga menimbulkan spekulasi ada kemungkinan nantinya terjadi kolaborasi Partai Golkar dan Nasdem guna menghadapi PDI Perjuangan, kolaborasi ini tidak mudah dan ini dirasa kecil kemungkinannya, namun dalam politik tidak ada yang tidak mungkin. (art)

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved