Politik

Keyakinan SBY Soal Ketegangan Politik Pasca Pemilu: Berdialog, Jangan Buat Hukum Hitam Putih

Presiden Ke-6 RI SBY ketegangan politik usai Pilpres 2019 atau setelah Pemilihan Umum atau Pemilu 2019 akan berakhir jika para pihak membuka dialog.

Keyakinan SBY Soal Ketegangan Politik Pasca Pemilu: Berdialog, Jangan Buat Hukum Hitam Putih
photocollage/wartakotalive.com/tribunnews.com/kompas.com
SBY, Joko Widodo & Prabowo Subianto 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) optimis ketegakan setelah Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019 akan segera berakhir. 

Presiden Ke-6 RI SBY ketegangan politik usai Pilpres 2019 atau setelah Pemilihan Umum atau Pemilu 2019 akan berakhir jika para pihak membuka dialog atau diskusi.

Para pihak, kata Presiden SBY, harus bisa membuka dialog dan jangan hanya membuat sikap hitam putih semata.

Pernyataan SBY itu disampaikan saat menerima rombongan Gerakan Suluh Kebangsaan yang membesuk kondisi Ani Yudhoyono di Rumah Sakit National University di Singapura, Jumat (3/5/2019) siang tadi.

Keyakinan SBY bahwa ketegangan politik ini akan segera berakhir diungkap Prof Mohammad Mahfud MD melalui akun twitternya, Jumat pukul 16:12 WIB.

"Pak SBY menyatakan rasa optimisnya, ketegangan politik pasca pemilu akan berakhir baik," tulis Mahfud di akun twitternya.

Mahfud MD melanjutkan, "Yang penting, kata Pak SBY, buka jalur dialog dan tak boleh membuat semacam hukum yang hitam putin "Si A tak bs bertemu si B"."

SBY, kepada Mahfud MD dan rombongan mengatakan, yang penting saat ini para pihak itu bertemu.

 "Seringlah berdialog, pasti akhirnya akan ada titik temu," ujar Mahfud MD mengutip pernyataan SBY.

Simak cuitan Mahfud MD berikut ini.

Halaman
1234
Editor: Frandi Piring
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved