Signal Demokrat Setia dengan Koalisi Adil Makmur, Ferdinand: Jika Prabowo yang Ditetapkan KPU

Ferdinand Hutahaean menegaskan partainya akan setia dengan koalisi Adil Makmur, kubu 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Signal Demokrat Setia dengan Koalisi Adil Makmur, Ferdinand: Jika Prabowo yang Ditetapkan KPU
diolah tribun manado/alex
SBY-AHY dan Prabowo-Sandi 15 November 2018 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean menegaskan partainya akan setia dengan koalisi Adil Makmur, kubu 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Hal itu dikatakannya seusai ramainya pemberitaan pertemuan Komandan Komando Tugas Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan capres kubu 01 Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/5/2019).

Ferdinand meminta agar pertemuan AHY dengan Jokowi tidak diartikan Demokrat meninggalkan koalisi, dikutip TribunWow.com dari Tribunnews.com, Jumat (3/5/2019).

"Pertemuan ini jangan diartikan bahwa seolah Demokrat meninggalkan koalisi Adil Makmur dan pindah ke koalisi Jokowi. Politik tidak seperti itu," kata Ferdinand Hutahaean kepada Tribunnews.com, Kamis (2/5/2019).

Baca: Cerita SBY Tentang Sahabat yang Menyerangnya & Incar Posisi Wapres Budiono, Disebutnya Menyeramkan

Ditegaskannya, AHY hanya menjalin silaturahmi dengan Jokowi karena hal tersebut wajar mengingat Jokowi masih menjadi presiden.

"Agenda pertemuan adalah Silaturahmi karena sudah cukup lumayan lama tidak bertemu. Delapan bulan kampanye cukup lama. Dan wajar saja seorang Presiden mengundang AHY dan wajar AHY menemui Jokowi," ucap Ferdinand Hutahaean.

Ia menuturkan Demokrat sejak awal telah meletakkan kepentingan bangsa di atas semua kepentingan.

Pertemuan keduanya pun lantas untuk menyejukan suasana politik.

"Kita Partai Demokrat DNA politiknya adalah meletakkan kepentingan bangsa di atas semua kepentingan. Maka silaturahmi ini adalah silaturahmi untuk menyejukkan suasana politik," katanya.

Baca: Ibu Kota Pindah, Menteri PUPR Prediksi 1,5 Juta Orang akan Hijrah dari Jakarta

Dilanjutkannya, apabila Prabowo nantinya terpilih menjadi pemenang dalam pilpres, maka Demokrat akan tetap melanjutkan koalisi.

Halaman
12
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved