Signal Demokrat Pindah Koalisi: AHY Bertemu Jokowi dan Prabowo Batal Jenguk Ani Yudhoyono

Dinamika koalisi parpol pasca Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kembali menghangat, pasca AHY bertemu dengan Presiden Joko Widodo

Signal Demokrat Pindah Koalisi: AHY Bertemu Jokowi dan Prabowo Batal Jenguk Ani Yudhoyono
tribunnews
Jokowi dan Partai Demokrat (Istimewa) 

Ossy menyampaikan, terkait kunjungan Prabowo, pada malam tadi Prabowo memberitahukan jika kunjungannya untuk menjenguk Ani Yudhoyono hari ini diputuskan ditunda atau dijadwalkan ulang.

Sayangnya, Ossy tidak menjelaskan lebih lanjut apa alasan Prabowo membatalkan rencananya menjenguk Ani Yudhoyono.

Sebelumnya, kabar Prabowo bakal menjenguk ani Yudhoyono disampaikan poltikus Andi Arief malalui cuitannya.

2. Demokrat Klarifikasi soal Pertemuan AHY-Jokowi

Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, mengatakan pertemuan Komandan Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), jangan diartikan Partai Demokrat akan meninggalkan koalisi Adil Makmur.

Diketahui, dalam Pilpres 2019, Demokrat berada di koalisi Adil Makmur mendukung Prabowo-Sandiaga.

"Pertemuan ini jangan diartikan bahwa seolah Demokrat meninggalkan koalisi Adil Makmur dan pindah ke koalisi Jokowi. Politik tidak seperti itu," kata Ferdinand Hutahaean kepada Tribunnews.com, Kamis (2/5/2019).

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Ferdinand Hutahaean
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Ferdinand Hutahaean (Danang Triatmojo)

Anggota BPN Prabowo-Sandi ini mengatakan AHY bertemu atas undangan Jokowi secara pribadi.

Agenda pertemuannya pun hanya silaturahmi.

"Agenda pertemuan adalah Silaturahmi karena sudah cukup lumayan lama tidak bertemu. Delapan bulan kampampe cukup lama. Dan wajar saja seorang Presiden mengundang AHY dan wajar AHY menemui Jokowi," ucap Ferdinand Hutahaean.

Halaman
1234
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved