Kabar Suami & 2 Anak Setelah Sri Wahyumi Ditangkap KPK, Saksikan Penggeledahan hingga Tetap Kuliah

Pasca-penangkapan Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip, liam petugas Komisi pemberantasan Korupsi

Kabar Suami & 2 Anak Setelah Sri Wahyumi Ditangkap KPK, Saksikan Penggeledahan hingga Tetap Kuliah
TRIBUNMANADO/INSTAGRAM/CHRISTIAN WAYONGKERE
Kolase Foto Bupati Talaud Sri Wahyumi dan rumahnya di Manado 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pasca-penangkapan  Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip, liam petugas Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pengeledahan di rumah Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip, Kamis (2/5/2019) siang

Mereka menggeledah Rumah Sri Wahyumi  di cluster Mahawu E1/11 Taman Sari Metropolitan, Kota Manado.

Judith Mata kerabat Sri Wahyumi mengatakan ada lima orang petugas KPK yang datang melakukan pengeledahan.

"Mereka mengeledah pertama di kamar ibu di lantai dua kemudian di ruangan yang ada di dalam rumah," kata Yudith.

Katanya, pemeriksaan berlangsung selama dua jam dengan diawali perkenalan, penunjukan surat tugas, surat keterangan mereka sebagai penyidik KPK dan surat perintah pengeledahan kepada Armindo Pardede, suami Sri Wahyumi.

"Ada beberapa rekening transfer uang dari orangtua ibu Bupati untuk sekolah dan studi cucu-cucunya," tambahnya.

Jimmy Tindi, Juru bicara keluarga Sri Wahyumi menambahkan, hasil pengeledahan tidak ditemukan apa-apa.

"Saya dan Pak Armindo menerima dan menyaksikan mereka melakukan pengeledahan. Tidak menemukan barang yang dicari atau tidak ada yang disita," jelas Jimmy.

Dalam pengeledahan lima personel KPK tidak menggunakan rompi KPK berwarna merah. 

Stev, sekurity Pintu Masuk Taman Sari Metropolitan mengakui kedatangan personel KPK ke rumah, di claster Mahawu E1/11.

Halaman
1234
Penulis: Aldi
Editor: Aldi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved