Isu Keberpihakan Penyidik di Tubuh KPK, Ini Jawaban Wakil Ketua Laode M Syarif

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang diterpa isu keberpihakan penyidik.

Isu Keberpihakan Penyidik di Tubuh KPK, Ini Jawaban Wakil Ketua Laode M Syarif
Logo Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung Baru KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (13/7/2017). (KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG) 

TRIBUNMANADO.CO.ID  - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang diterpa isu keberpihakan penyidik.

Contohnya, beredar surat dari Irjen Pol (Purn) Drs Sisno Adiwinoto MM yang menjadi Wakil Ketua Umum Ikatan Sarjana dan Profesi Perpolisian Indonesia (ISPPI) sekaligus Pengamat Kepolisian.

Dalam surat terbuka itu, ia mengungapkan rasa prihatin para penyidik sumber Polri sehubungan dengan adanya proses atau mekanisme perpindahan penyelidik menjadi penyidik yang tidak sesuai dengan aturan KUHAP maupun UU Nomor 30 tahun 2002 tentang KPK, Peraturan KPK RI Nomor 3 tahun 2018 yang mengatur tentang Penyelidikan dan Penyidikan.

Serta Peraturan Pimpinan KPK RI Nomor 1 tahun 2019 tentang Penataan Karier di KPK dan pada sisi lain terjadi diskriminasi dalam pembinaan karier sesama penyidik.

Ditambah dengan desakan dari Koalisi Masyarakat Sipil yang menginginkan KPK segera menuntaskan permasalahan ini.

Lalu apa kata KPK ?

Baca: Viral Video, Pilot Lion Air Pukul Pegawai Hotel, Kini Telah Dilaporkan ke Kepolisian

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif mengatakan dirinya belum membaca surat yang dimaksud.

Kemudian soal desakan Koalisi Masyarakat Sipil kepada KPK, Laode juga buka suara.

Berikut petikan wawancara Tribunnews.com dengan Laode di Gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (3/5/2019).

Kedatangan Koalisi Masyarakat Sipil sebagai upaya ikut campur masalah internal KPK demi pejabat tinggi pulang?

Nggak, bukan soal itu. Mereka pertanyakan tentang proses yang ada di internal KPK

Jadi kita menganggapnya sebagai mendengarkan usulan yang perhatian dari masyarakat. 

Tapi kan penyelesaiannya kembali diserahkan kepada mekanisme internal yang ada di KPK.

Halaman
123
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved