Duka Mendalam Ratusan keluarga korban Selimuti Peresmian Monumen KM Sinar Bangun

Selain menampilkan 164 nama korban yang tidak ditemukan, monumen ini juga menampilkan lokasi titik kordinat tenggelamnya KM Sinar Bangun.

Duka Mendalam Ratusan keluarga korban Selimuti Peresmian Monumen KM Sinar Bangun
Istimewa
tugu-sinar-bangun 

Monumen yang mengeluarkan anggaran Rp 4 miliar setinggi sembilan meter dengan lebar 3,5 meter di Pelabuhan Tigaras membuat para keluarga korban banjir air mata.

Arsitek monumen Yori Antar menjelaskan monumen yang dibuat dari  keramik dan baja ini memiliki tiga misi; monumen kesedihan, monumen peringatan, dan monumen landmark kawasan. Yori mengungkapkan berbagai makna yang terkandung dari monumen tersebut.

KM Sinar Bangun sebelum berangkat di Pelabuhan Simanindo menuju Tigaras
KM Sinar Bangun sebelum berangkat di Pelabuhan Simanindo menuju Tigaras (Facebook)

Pria yang juga merancang Monumen Kapsul Waktu di Marauke ini menjelaskan kapal dengan warna transparan di puncak memiliki makna mengantarkan jiwa-jiwa ke tempat abadi.

Warna hitam yang terdapat di dinding memiliki makna duka cita.

Yori menyebut rangka kapal yang berada di puncak monumen sebagai Kapal Arwah.

"Ini sekadar menggambarkan siluet.

Ini kita sebut kapal arwah mengantarkan jiwa-jiwa menuju ke tempat yang abadi.

Makanya kami buat transparan. Kita lihat dari bawah seperti ada dan tiada.

Nyaris enggak ada.

Kalau malam nyala.

Nyalanya transparan," ujarnya.

Selain itu, pada monumen juga diletakkan motif ulos Simalungun.

Ia memastikan monumen ini memiliki nilai estetika sehingga dapat menjadi lokasi wisata religi atau ziarah.

"Ini kan bukan setahun dua tahun. Kami berharap ini ada terus.

Baca: TKN 01: Ijtima Ulama III Menyesatkan Umat, Kubu 02 Hancurkan Kredibelitas Karena Tidak Siap Kalah

Makanya material awet.

Kemarin diminta secepat mungkin,"ujarnya.

Monumen ini menampilkan daftar 164 korban jiwa yang meninggal pada tragedi tenggelamnya KM Sinar Bangun pada Juni 2018.

Rangka kapal yang berdiri di atas juga mengarah kepada lokasi tenggelamnya kapal.

Pada dinding monumen terdapat kronologis kejadian dan pada teras monumen terdapat anak tangga dengan ukuran kecil dan besar.

Suasana haru bercampur tangis menyelimuti penaburan bunga.

Banyak keluarga korban yang pingsan saat penaburan bunga.

Peresmian dibuka dengan doa oleh pendeta, pastor, dan ulama.

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com http://medan.tribunnews.com/2019/05/02/terukirlah-namamu-boruku-duka-mendalam-selimuti-peresmian-monumen-km-sinar-bangun?page=all.

Editor: Gryfid Talumedun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved