Siswi SMP Diduga Diperkosa Lalu Dibunuh Ayah Tirinya, Tim Forensik Temukan Kejanggalan

Tim Dokter Forensik Polda Kalbar menyampaikan hasil autopsi terhadap jenazah AT, siswi SMP di Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau yang jadi korban pembunuh

Siswi SMP Diduga Diperkosa Lalu Dibunuh Ayah Tirinya, Tim Forensik Temukan Kejanggalan
Istimewa
ilustrasi-pembunuhan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dokter Forensik Polda Kalbar menyampaikan hasil autopsi terhadap jenazah AT, siswi SMP di Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau yang jadi korban pembunuhan ditemukan banyak kejanggalan.

Dokter Monang Siahaan menyampaikan, pihaknya menemukan banyak kejanggalan.

“Setelah dilakukan autopsi tadi, saya banyak menemukan beberapa kejanggalan yang akan saya tuangkan di visum et refertum," katanya, Rabu (1/5/2019).

Namun demikian, dr Monang Siahaan mengatakan dirinya tidak punya wewenang dan hak untuk menjelaskan temuan itu kepada awak media.

"Tapi untuk beberapa hari kedepan bisa bertanya kepada penyidik yang melakukan menyelidiki kasus ini,” katanya.

Beberapa kelainan yang ditemukan dan tidak bisa diungkapkan secara detail yaitu di bagian kepala, kemaluan dan lain-lainya.

Siswi SMP di Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, AT, diduga menjadi korban pembunuhan ayah tirinya, RW.

Jenazah korban ditemukan warga di dalam parit Dusun Peruan Dalam, Desa Peruan Dalam, Kecamatan Tayan Hulu, dengan tubuh dibalut seragam Pramuka, Selasa (30/4/2019).

Kapolres menegaskan, pihaknya secara maraton melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, termasuk juga dilakukan pengumpulan keterangan dari pihak sekolah, lantaran saat itu korban masih menggunakan seragam pramuka.

“Kita periksa saksi-saksi termasuk juga teman dekat, kerabat, ibu kandung korban, wali kelas korban. Diperoleh juga keterangan para saksi yang mengarah kepada RW yang merupakan ayah tiri korban," kata Kapolres, Rabu (1/5/2019).

Halaman
123
Editor: Aldi_Ponge
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved