Siswi SMP Diperkosa Ayah Tiri

Siswi SMP Diperkosa dan Dibunuh Ayah Tirinya, Dibawa ke Lokasi Sepi Dekat Sekolah dan Dihantam Batu!

Seorang pria berinisial RW berusia 40 tahun tega merudapaksa kemudian menghabisi nyawa anak tirinya, AT (16), seorang siswi SMP di Tayan Hulu.

Siswi SMP Diperkosa dan Dibunuh Ayah Tirinya, Dibawa ke Lokasi Sepi Dekat Sekolah dan Dihantam Batu!
Net
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang pria berinisial RW berusia 40 tahun tega merudapaksa kemudian menghabisi nyawa anak tirinya, AT (16), seorang siswi SMP di Tayan Hulu.

RW menghabisi nyawa anak tirinya dengan cara menghantamkan batu ke kepala korban dan mencekiknya.

Aksi biadap ini dilakukannya pada Sabtu (27/4/2019) siang usai menjemput korban di sekolah.

Usai menghabisi anak tirinya, RW mengubur tubuh korban tak jauh dari sekolah.

Perbuatan RW ini akhirnya berhasil dibongkar jajaran Polres Sanggau.

Kapolres Sanggau, AKBP Imam Riyadi didampingi Kasat Reskrim Polres Sanggau, AKP Haryanto, Tim Dokter Forensik Polda Kalbar, dr Monang Siahaan menggelar press release terkait pengungkapan kasus pembunuhan di Polres Sanggau, Rabu (1/5/2019).

AKBP Imam Riyadi menjelaskan pada Selasa (30/4/2019), satu di antara warga Kecamatan Tayan Hulu, inisial JR pergi ke ladang mencium bau busuk yang menyengat.

“Setelah dicari ternyata di situ melihat kaki manusia yang sudah tertimbun tanah. Kemudian saksi menginformasikan kejadian itu ke Polsek Tayan Hulu,” kata Kapolres Sanggau.

Kemudian, tim dari Polres Sanggau dan Polsek mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengindentifikasi dan mengumpulkan barang bukti dan informasi yang ada.

“Sehingga di TKP juga kita amankan beberapa barang bukti, berupa kayu, batu dan juga seragam korban. Setelah diidentifikasi dan mencari keterangan, mayat yang sudah tertimbun inisial AT yang sudah tiga hari tidak pulang ke rumah,” ujarnya.

Halaman
1234
Editor: Indry Panigoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved