Breaking News:

Sebut Situng KPU Bermasalah, BPN Prabowo-Sandi Laporkan KPU ke Bawaslu

BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno melaporkan Komisi Pemilihan Umum ( KPU) ke Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu).

Editor: Rhendi Umar
KPU.GO.ID
Ilustrasi Situng 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Penghitungan suara di KPU dinilai Badan Pemenangan Nasional ( BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bermasalah.

Kini, BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno melaporkan Komisi Pemilihan Umum ( KPU) ke Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu).

Ini lantaran menilai Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) KPU banyak melakukan kesalahan.

Sufmi Dasco Ahmad dari BPN Prabowo-Sandi melaporkan Situng KPU ke Bawaslu
Sufmi Dasco Ahmad dari BPN Prabowo-Sandi melaporkan Situng KPU ke Bawaslu ((Foto: Kompas.com-Rakhmat Nur Hakim))

Direktur Advokasi dan Hukum BPN Sufmi Dasco Ahmad menyatakan, Situng KPU meresahkan masyarakat karena banyak terjadi kesalahan entry data yang berujung pada dirugikannya pasangan Prabowo-Sandi.

"Situng KPU ini bisa membuat kepercayaan masyarakat kepada demokrasi, kepada pemilu itu menjadi berkurang," ujar Dasco di Kantor Bawaslu, Jakarta, Kamis (2/5/2019).

Baca: Kesal Anaknya Tak Berhenti Menangis, sang Ayah Banting Bayi 38 Hari ke Lantai

"Hal ini disebabkan karena banyaknya human error pada Situng KPU."

"Dan pada penghitungan-penghitungan yang terkadang suara pasangan nomor urut 02 itu tidak bergerak naik atau malah berkurang," lanjut dia.

Karena itu, ia meminta Bawaslu menginstruksikan KPU untuk menghentikan Situng dan menunggu publikasi lewat penghitungan manual berjenjang yang saat ini sedang berjalan.

Selain itu, BPN juga meminta Bawaslu menjatuhkan sanksi administratif kepada KPU karena sudah memberlakukan Situng yang meresahkan masyarakat dalam tahapan pemilu.

Baca: Era Baru Jepang di Tangan Seorang yang Humoris dan Piawai Bermain Biola

Baca: Sri Wahyumi Manalip Ditahan KPK, Bupati Paruntu: Wujudkan Sulut Hebat, Jangan Langgar Janji!

Saat ditanya pasal apa yang dilanggar KPU sehingga ia meminta Bawaslu menjatuhkan sanksi administratif, Dasco tak menjawab secara rinci.

Ia hanya mengatakan aturan tersebut sudah tercantum dalam Peraturan Bawaslu dan Undang-undang No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

"Iya itu ada pelanggaran administratif yang sudah diatur dalam Perbawaslu dan Undang-undang Pemilu," lanjut dia.

TONTON JUGA:

TAUTAN AWAL: https://pop.grid.id/read/301714213/minta-situng-dihentikan-karena-dianggap-bermasalah-bpn-prabowo-sandiaga-laporkan-kasus-ini-ke-bawaslu?page=all

Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved