Pria Ini Kaget Istrinya Bawa 2 Anak dan Minta Cerai saat Pulang jadi TKI Selama 7 Tahun

Nur tak menyangka istrinya tega melayangkan gugatan cerai, karena ia menunggu kedatangan sang istri yang bekerja sebagai TKI di luar negeri.

Pria Ini Kaget Istrinya Bawa 2 Anak dan Minta Cerai saat Pulang jadi TKI Selama 7 Tahun
MERDEKA
Ilustrasi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dari kasus penceraian yang diajukan oleh perempuan, pihak Pengadilan Agama menyebutkan wilayah Kecamatan Pekalongan Utara paling banyak melakukan gugatan cerai terhadap suaminya.

Data dari Pengadilan Agama Kelas I A Kota Pekalongan, dari Januari hingga Mei 2019 mencatat jumlah gugatan cerai yang dilakukan perempuan mencapai 173.

Sedangkan untuk pengajuan cerai oleh lelaki mencapai 65 kasus.

Satu di antara warga Kecamatan Pekalongan Utara, yang digugat oleh sang istri yaitu Nur Rohman (45).

Baca: Billy Syahputra Tiba-Tiba Ungkap Alasan Putus dengan Hilda Vitria, Karena Orang Tua?

Nur sempat syok saat mendapat surat gugat cerai dari pengadilan yang dibuat oleh sang istri.

"Saya sudah tidak bertemu dengan istri selama 7 tahun karena istri saya bekerja di luar negeri, sedangkan saya bekerja sebagai nelayan.

Tiga bulan lalu gugatan cerai saya terima," paparnya kepadaTribunjateng.com, Kamis (2/5/2019).

Nur tak menyangka istrinya tega melayangkan gugatan cerai, karena ia menunggu kedatangan sang istri yang bekerja sebagai TKI di luar negeri.

Baca: pemilu2019.kpu.go.id - Real Count Pileg 2019, Data 27,21%: PDIP Teratas, Golkar Belum Aman

"Setelah saya terima surat gugatan cerai, saya mencari istri saya, ternyata dia sudah membawa dua anak, dan saya yakin keduanya bukan anak saya," jelasnya.

Melihat kondisi tersebut, Nur pun menanggapi gugatan cerai ke Pengadilan Agama kelas I A Kota Pekalongan.

Halaman
12
Editor: Gryfid Talumedun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved