OJK Salut, Outstanding Tabungan Simpel Bank SulutGo Tumbuh di 3 Tahun Terakhir

Kami apresiasi Bank SulutGo yang dalam tiga tahun terakhir aktif mengedukasi pentingnya budaya menabung kepada pelajar

OJK Salut, Outstanding Tabungan Simpel Bank SulutGo Tumbuh di 3 Tahun Terakhir
tribun manado/fernando lumowa
Dirut Bank SulutGo Jeffry Dendeng, Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan Ambrosius Lalopua, Asisten II Sekprov Sulut Ruddy Mokoginta bersama jajaran pimpinan Bank SulutGo dalam Simpel Day Bank SulutGo di Godbless Park Manado, Kamis (2/5/2019). 

OJK Salut, Outstanding Tabungan Simpel Bank SulutGo Tumbuh di 3 Tahun Terakhir

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Sulutgomalut, Ambrosius Lalopua mengatakan, Bank SulutGo termasuk Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang 'concern' terhadap literasi dan inklusi keuangan terhadap pelajar.

"Kami apresiasi Bank SulutGo yang dalam tiga tahun terakhir aktif mengedukasi pentingnya budaya menabung kepada pelajar," ujar Ambrosius dalam Simpel Day Bank SulutGo di Godbless Park Manado, Kamis (2/5/2019).

Baca: Jubir Mahkamah Agung Benarkan Suami Bupati Sri Wahyumi adalah Seorang Hakim

Hal itu bisa dilihat dari outstanding Tabungan Simpel di Bank SulutGo dalam tiga tahun terakhir. "Sejak diluncurkan 4 April 2016 nilai simpanannya tumbuh positif," ujarnya.

Tahun 2016, jumlah Tabungan Simpel Bank SulutGo 25. 813 rekening dengan nilai simpanan Rp 4, 99 miliar. Lalu tahun 2017 jumlah rekening 24. 719 dengan nilai tabungan Rp 6, 61 miliar. Kemudian tahun 2018, jumlah Tabungan Simpel 21. 118 rekening dengan nilai total tabungan Rp 7, 61 miliar.

Katanya, nilai outstanding terus naik pertanda kampanye edukaia budaya menabung Bank SulutGo terbilang sukses.

Terkait itu, Ambrosius meminta kepada ratusan pelajar peserta Simpel Day untuk menjadi agen pembaharu di lingkungan sekolah masing-masing.

"Jadi ingat ya, menabung itu, sisihkan uang untuk ditabung bukan uang sisa yang ditabung. Kalau belum punya Tabungan Simpel kalian belum jadi mienial yang gaul," ujar Ambrosius.

Baca: 40 Caleg yang Diprediksi Bakal Duduki Kursi DPRD Manado, Umumnya Wajah Baru

Ia memaparkan, tingkat literasi keuangan di Indonesia sejauh ini 26, 6 persen. Sementara di Sulut 28 persen.
Sedangkan tingkat inklusi keuangan 67, 8 persen secara nasional dan di Sulut 68, 36 persen.

Inklusi perbankan di Indonesia sendiri baru di angka 63, 63 persen. Relatif jauh dari target yang mencapai 75 persen.(ndo)

Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Chintya Rantung
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved