Sulut Hebat

Masih Suasana Mayday, Wakil Gubernur Sulut Sepakat Ada Perda Perlindungan Buruh Lokal

Masih dalam suasana hari buruh, mengemuka usulan adanya Peraturan Daerah (Perda) menyangkut perlindungan buruh lokal.

Masih Suasana Mayday, Wakil Gubernur Sulut Sepakat Ada Perda Perlindungan Buruh Lokal
tribun manado/ryo noor
Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Masih dalam suasana hari buruh, mengemuka usulan adanya Peraturan Daerah (Perda) menyangkut perlindungan buruh lokal.

Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw menilai usulan dari organisasi buruh ini menjadi bahan masukan yang baik untuk dunia perburuhan di Sulut

"Usulan yang bagus, banyak poin yang bisa diurai dari usulan ini," kata Wagub kepada wartawan di Kantor Gubernur Sulut, Kamis (2/5/2019).

Ia mencontohkan, poin menyangkut misalnya minimal 60 persen perusahaan menggunakan tenaga kerja lokal.

Ada juga diatur minimal jumlah tenaga kerja sudah ditetapkan perusahaan menerapkan UMP 

"Masih banyak poin yang bisa dibahas," kata dia.

Soal penerapan UMP, Oemprov kata wagub sudah menerapkan ke Tenaga Harian Lepas (THL) atau honor yang jumlahnya Rp 3 juta lebih.

"Kita sudah jadi leaders, tapi memanf ada beberapa kabupaten kemampuan keuangannta belum menunjang," ujar dia.

Soal perda ia mendukung untuk diwujudkan selama untuk kepentingan buruh. Tapi bentuk proteksi ini juga harus dibarengi dengan kemampuan kompetensi buruh, etos kerja dan profesionalisme. Tak bisa dipungkiri di era bebas saat ini persaingan makin ketat, termasuk dengan tenaga kerja asing.

Organisasi yang ikut menyuarakan proteksi buruh lokal Sulut yakni Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI).

Halaman
12
Penulis: Ryo_Noor
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved