Breaking News:

Daerah

Langgar Perda, Sat Pol PP Proses Hukum Pedagang Emperan

Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Kotamobagu kembali melaksanakan penertiban di Kompleks Pasar 23 Maret, Kamis (02/05/2019).

Penulis: Handhika Dawangi | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Handhika Dawangi
Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Kotamobagu kembali melaksanakan penertiban di Kompleks Pasar 23 Maret, Kamis (02/05/2019). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Kotamobagu kembali melaksanakan penertiban di Kompleks Pasar 23 Maret, Kamis (02/05/2019).

Kali ini pedagang emperan atau dikenal dengan inde inde yang ditertibkan. Barang dagangan yang sebagian besar sayur dan buah diangkut ke mobil patroli Sat Pol PP dan dibawah ke kantor penegak perda ini di Jalan Paloko Kinalang Kelurahan Kotobangon Kotamobagu Timur.

"Kebanyakan buah dan sayur. Yang didapati di sepanjang Jalan Ibolian, Jalan Bogani, dan Jalan Bumbungon kompleks Pasar 23 Maret Kotamobagu. Mereka berjualan di tempat yang dilarang yaitu di badan jalan," ujar Bambang Dachlan Kepala Bidang Keamanan dan Ketertiban Dinas Sat Pol PP Kotamobagu.

Bambang mengatakan sebelum ditertibkan, personel Sat Pol PP sudah mengingatkan kepada inde-inde agar jangan berjualan di badan jalan.

"Sudah disiagakan satu regu anggota sejak Pukul 04.00 Wita. Bukan hanya menegur bahkan 
membantu memindahkan barang dagangan, memasukkannya ke dalam area Pasar 23 Maret Kotamobagu," ujar Bambang.

Sudah diingatkan, pedagang ini kemudian tetap kembali lagi berjualan ke luar area pasar di badan jalan.

"Tiga kali ditegur, tiga kali dipindahkan. Hingga kemudian pada Pukul 08.00 Wita kita lakukan penertiban," ujar Bambang.

Saat ini barang dagangan yang ditertibkan masih berada di Kantor Sat Pol PP.

"Kita menunggu pedagang untuk datang. Ada sekitar tujuh orang. Akan kita proses sesuai dengan prosedur hingga pengadilan," ujar Bambang.

Sebelumnya pada 26 April 2019, Sat Pol PP Kotamobagu memproses enam pedagang Pasar 23 Maret hingga ke Pengadilan.

Hakim memutuskan enam pedagang bersalah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Kotamobagu Nomor 9 Tahun 2016 Tentang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat. 

Enam pedagang diberikan sanksi denda. (dik)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved