Pemilu 2019

Ketua Hanura Boltim Sebut Bawaslu Lemah

Ketua DPC Hanura Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Chandra Modeong menilai Bawaslu Boltim lemah dalam pengawasan pemilu 2019.

Ketua Hanura Boltim Sebut Bawaslu Lemah
tribunmanado.co.id/Vendi Lera
Ketua DPC Hanura Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Chandra Modeong menilai Bawaslu Boltim lemah dalam pengawasan pemilu 2019. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Ketua DPC Hanura Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Chandra Modeong menilai Bawaslu Boltim lemah dalam pengawasan pemilu 2019.

Pasalnya masih banyak pelanggaran yang ditemui di lapangan, namun tidak ditindak lanjuti Bawaslu Boltim, terhadap semua pelanggaran baik sebelum maupun saat penceblosan.

Selain itu juga, ada beberapa pelanggaran administrasi baik daftar pemilih tetap (DPT), pindah mengunakan A5 maupun kartu tanda penduduk (KTP).

"Harusnya pelanggaran ini, ditindak lanjuti. Sebab pimpinan partai politik menilai Bawaslu lemah dalam hal pengawasan," ujar Chandra Modeong saat rapat pleno (Kamis 2/5/2019).

Lanjut dia, ada puluhan pelanggaran yang ditemui saksi Hanura baik di TPS maupun desa. Hal ini sudah dilaporkan ke Bawaslu Boltim, untuk dicek kebenaraan sesuai temuan di lapangan.

Pimpinan Bawaslu Kabupaten Boltim, Haryanto mengatakan, memang benar ada laporan yang masuk ke Bawaslu, dan itu sudah ditindak lanjuti.

"Memang ada dua desa yang teridentifikasi untuk PSU, namun setelah dicek. Ternyata tidak memenuhi unsur untuk dilakukanya pemilihan ulang," ujar Haryanto.

Kata dia, Bawaslu sudah maksimal melaksanakan pengawasan mulai dari politik uang hingga masalah pemilih mengunakan KTP atau A5.

Hingga kini, Bawaslu mengawasi semua proses perhitungan suara mulai dari TPS, tingkat kecamatan hingga Kabupaten. Hal itu menjegah adanya kesalahan serta kecurangan dalam perhitungan suara. (Ven).

Penulis: Vendi Lera
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved