daerah

Kediaman Bupati Sri Wahyumi di Manado Kedatangan Tim Doa

Kediaman Sri Wahyumi Maria Manalip tersangka kasus operasi tangkap tangan (OTT) kasus suap pengerjaan proyek Anggaran pendapatan belanja daerah APBD

Kediaman Bupati Sri Wahyumi di Manado Kedatangan Tim Doa
Istimewa
Tim Doa mendoakan keluarga suami dan anak-anak Bupati Sri Wahyumi Maria Manalip bupati Kaupaten Kepulauan Talaud yang tersandung kasus ‎OTT suap pengerjaan proyek suap. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kediaman Sri Wahyumi Maria Manalip tersangka kasus operasi tangkap tangan (OTT) kasus suap pengerjaan proyek Anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Kabupaten Kepulauan Talaud 2018, pintu utamanya nampak terbuka sebagian, Kamis (2/5/2019).

Rumah ini berada di perumahan elit claster Mahawu E1/11 di jalan AA Maramis Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado. Situasi rumah Bupati Sri Wahyuni Manalip itu berbeda dengan hari Rabu (1/5/2019) kemarin, di mana pintu utamanya tidak dibuka sama sekali.

Pada bagian depan kendaraan yang terparkir di garasi satu unit mobil Honda CRV nomor polisi DL 1105 QB, mobil Avansa hitam, tiga unit motor besar. Sedangkan dibagian seberang rumah ada dua mobil semuanya berwarna hitam terparkir rapih berjejer kebelakang.

Ada Toyota Fortuner bernomor polisi DL dan Dauhatsu Terios. Kendaraan yang terpantau Rabu kemarin tertutup dengan penutup mobil sudah tidak ada.

Sementaraitu menurut Jimmy Tindi kerabat atau orang dekat dari Bupati kepada Tribun Manado mengatakan, aktivitas keluarga hari ini menerima kunjungan doa dari tim doa.

''Saya juga ikut berdoa bersama-sama dengan keluarga, ada bapak (suami bupati) dan anak-anak," kata Jimmy kepada Tribun Manado di rumah kediaman Bupati Sri Wahyumi Maria Manalip, Kamis (2/5/2019).‎

Lanjutnya, melalui suport dan topangan doa terhadap keluarga yang tersangkut kasus suap ini Jimmy mengutip pesan dari para tim doa kepada suaminya Armindo Pardede agar bapak tetap kuat menghadapi ini.

Jimmy menambahkan aktivitas keluarga yang tersandung masalah ini, nampak seperti biasanya, kedua anak laki-laki bupati Sri dan suami Armindo Pardede melakukan aktifitas ke kampung.

Anak tertua berkuliah di Fakultas Teknik Unsrat Manado dan anak bungsu berkuliah di fakultas Hukum Unsrat Manado.

"Bapak Armido masih ke kantor untuk absen pagi sore. Karena kondisi kesehatannya lagi sakit," tambahnya.

Selain itu terpantau, aktivitas di rumah masih seperti biasanya menerima kunjungan kerabat dan teman-teman yang bersimpati dengan peristiwa yang menimpah keluarga Bupati dan Hakim Tinggi itu.

Jimmy Tindi melalui keluarga menepis kabar yang beseliweran di media cetak dan online bawah keluarga mengurung diri didalam kamar, terpukul, tertekan dengan kasus yang dialami Bupati Sri. "Semua itu tidak benar, keluar memang belum bisa memberikan keterangan. Untuk saat ini saya yang mewakili," tandasnya. (crz)

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved