Jubir Mahkamah Agung Benarkan Suami Bupati Sri Wahyumi adalah Seorang Hakim

Juru Bicara Mahkamah Agung Andi Samsan Nganro, mengungkapkan Sri Wahyumi Manalip mempunyai seorang suami yang berprofesi sebagai hakim..

Jubir Mahkamah Agung Benarkan Suami Bupati Sri Wahyumi adalah Seorang Hakim
KOMPAS IMAGES / DHONI SETIAWAN
Gedung Mahkamah Agung. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menetapkan status tersangka kepada Bupati Talaud, Sri Wahyumi Manalip. Dia diduga meminta fee 10 persen dari proyek revitalisasi pasar sekitar Rp 6 Miliar.

Juru Bicara Mahkamah Agung (MA), Andi Samsan Nganro, mengungkapkan Sri Wahyumi Manalip mempunyai seorang suami yang berprofesi sebagai hakim.

"Iya, benar ibu SMW adalah istri seorang hakim tinggi pada Pengadilan Tinggi Manado," kata Andi Samsan Nganro, saat dikonfirmasi, Kamis (2/5/2019).

Baca: Viral Video Pendeta Khotbah ABG-ABG yang Sedang Miras, Disuruh Nyanyi Lagu Rohani, Perekam: Ya Tuhan

Hakim itu berinisial AP. Hakim AP pernah menjabat sebagai Ketua Pengadilan Negeri (PN) Manado. Setelah itu, dia dipindahtugaskan menjadi hakim tinggi di Pengadilan Tinggi Samarindam

Pada saat ini, AP bertugas di PT Manado sebagai hakim tinggi.

Untuk diketahui, Sri Wahyumi disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 hurut b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Baca: Potret Modis Bupati Sri Wahyumi yang Ditangkap KPK, Makeup Minimalis Selalu Hiasi Wajahnya

Baca: Bupati Minsel Tetty Paruntu Tanggapi Kasus yang Menimpa Sri Wahyumi: Harus Tetap Kuat di Dalam Tuhan

KPK dalam operasi tangkap tangan Sri Wahyuni mengamankan sejumlah barang seperti tas merk Channel senilai Rp 97,36 juta, jam tangan merk Rolex senilai Rp 224,5 juta dan tas merek Balenciaga senilai Rp 32,99 juta.

Kemudian anting berlian merk Adelle senilai Rp 32,07 juta, cincin berlian merk Adelle senilai Rp 76,92 juta dan uang tunai sekitar Rp 50 juta.

Bupati Sri Wahyumi, Minta Fee 10 Persen, Tas Suap harus Beda dari yang Lain

Sri Wahyuni Maria Manalip  menjadi tersangka penerima suap proyek revitalisasi pasar di Kabupaten Talaud, yaitu Pasar Lirung dan Beo.

Halaman
1234
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved