Telkomsel Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat di Wilayah Pamasuka

Corporate social responsibility (CRS) program pemberdayaan masyarakat dari Telkomsel kembali dilakukan.

Telkomsel Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat di Wilayah Pamasuka
IST/Telkomsel
Para volunteer karyawan telkomsel saat melaksanakan satu diantara kegiatan CSR program pemberdayaan masyarakat di Kampung Trikora Kaimana Papua Barat dan‎ direktur human capital management Irfan Tachir bersama para management telkomsel dan asissten I Bupati Drs Thamrin saat membuka acara baktiku negeriku di Desa Trikora Kaimana. 

Program ini juga meliputi pelatihan bagi anak muda setempat mengenai pemanfaatan teknologi informasi yang melibatkan masyarakat lokal (local youth empowerment).

Setelah mendapatkan pelatihan, mereka diharapkan dapat menjadi “agen perubahan” yang akan memimpin komunitas lokal menuju kehidupan yang lebih baik dengan pemanfaatan teknologi.

Program yang menyasar pertumbuhan berkelanjutan ini juga meliputi pembangunan dan renovasi fasilitas umum, pusat media dan edukasi warga, serta melakukan kegiatan sosial bersih-bersih pantai. Hal ini dilakukan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah setempat, TNI, dan pemangku kepentingan lainnya.

Selain itu, akan dibangun juga pusat digital yang dilengkapi perangkat komputer dengan akses Wi-Fi. Pada pusat digital ini, para warga bisa belajar lebih banyak mengenai pemanfaatan teknologi digital dengan didampingi oleh agen perubahan setempat yang telah mendapatkan pelatihan dari Telkomsel.

Hal ini diharapkan mampu menginspirasi anak muda tersebut untuk kembali membangun desanya dengan segenap potensi dan kearifan lokal yang dimilikinya.

"Program ini sekaligus memberikan kesempatan kepada karyawan Telkomsel untuk mengasah diri dan meningkatkan kemampuan untuk bisa turun tangan memberikan kontribusi yang positif secara langsung kepada masyarakat. Kami pun berharap program ini dapat mempererat komunikasi yang terjalin antara karyawan Telkomsel dengan masyarakat setempat," kata dia.‎

Baca: Bupati Talaud Sri Wahyumi jadi Tersangka oleh KPK, Unggahannya Sebelum Ditangkap Bicara Soal Mimpi

Persiapan “Baktiku Negeriku” diawali dengan survey serta pemetaan pemilihan lokasi sesuai tujuan program. Lokasi terpilih merupakan daerah-daerah dengan taraf kehidupan masyarakat yang relatif rendah namun memiliki potensi sumber daya alam dan kearifan lokal yang unik.

Pada tahun 2019 ini, “Baktiku Negeriku” dilaksanakan di 10 titik yang tersebar di seluruh Indonesia diantaranya Samosir, Sawah Lunto/Kumbayao, Purwakarta, Garut, Cianjur, Tabanan, Mandalika, Selayar, Labengki, dan ditutup di Kaimana.

Untuk memperluas pembangunan potensi ekonomi masyarakat Indonesia, ke depannya program ini ke depannya akan dilanjutkan untuk berbagai wilayah pelosok lainnya.(crz)

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Chintya Rantung
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved