Polres Bitung Turun ke Jalan Untuk Operasi Keselamatan Samrat 2019

Seperti di ruas Jalan Wolter Monginsidi. Personel Polres Bitung, Subdenpom Bitung serta Dishub turun ke jalan, Selasa (30/4/2019).

Polres Bitung Turun ke Jalan Untuk Operasi Keselamatan Samrat 2019
IST/humas polres Bitung
Polres Bitung Turun ke Jalan Untuk Operasi Keselamatan Samrat 2019 

Polres Bitung Turun ke Jalan Untuk Operasi Keselamatan Samrat 2019

Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajam

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Kepolisian Daerah Sulawesi Utara dan jajaran mulai menggelar Operasi Keselamatan Samrat 2019. Polres Bitung pun telah turun ke jalan untuk melakukan razia kendaraan.

Seperti di ruas Jalan Wolter Monginsidi. Personel Polres Bitung, Subdenpom Bitung serta Dishub turun ke jalan, Selasa (30/4/2019). Operasi ini dipimpin Kanit Lantas Polsek Maesa Iptu E Kawatu.

Baca: Sikapi Video Viral Siap Presiden Elite TKN 01, Dahnil: Orang yang Tidak Tahu Berterima Kasih

Iptu E Kawatu menuturkan bahwa Operasi Keselamatan Samrat 2019 untuk menekan angka pelanggaran serta kecelakaan berlalu lintas. Serta meningkatkan kesadaran dan kepatuhan untuk mewujudkan kamsebtibcar lantas.

Dalam operasi ini kepolisian akan melakukan pendekatan persuasif kepada para pengemudi kendaraan bermotor agar selalu membawa kelengkapan berkendara dan mematuhi aturan lalu lintas.

Ada beberapa sasaran prioritas pelanggaran lalu lintas yang harus diperhatikan. Kapolres Bitung AKBP Stefanus Michael Tamuntuan mengatakan pelanggaran tersebut yakni menggunakan handphone saat mengemudi, tidak menggunakan safety belt, menaikkan dan menurunkan penumpang pada tempat yang dilarang.

Melawan arus lalu lintas, mengendarai kendaraan di bawah pengaruh alkohol, miras atau narkoba, mengemudikan kendaraan di bawah umur, serta melebihi batas kecepatan maksimal dan menggunakan bahu jalan bukan peruntukkannya.

Baca: Jangan Sekali-kali Padukan Durian dengan Minuman atau Makanan Ini, Bisa Mematikan

"Dengan operasi ini, diharapkan dapat meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya," ujarnya.

Jumlah kecelakaan lalu lintas pada pelaksanaan operasi tahun 2017 sejumlah 833.607 dan pada tahun 2018 sejumlah 891.525 pelanggaran, atau cenderung mengalami trend kenaikan, walaupun pelanggaran cenderung naik.

Namun korban kecelakaan menurun dari 1.605 orang di tahun 2017 menjadi 4.096 orang di tahun 2018 atau turun (-26 % ), sementara itu untuk korban meninggal dunia akibat kecelakaan tahun 2017 sejumlah 1.605 orang dan pada tahun 2018 sejumlah 1.134 orang atau dapat di katakan menurun (-29%).

Untuk korban luka berat tahun 2017 sejumlah 819 orang dan pada tahun 2018 sejumlah 542 orang atau menurun (-34%) dan untuk korban luka ringan tahun 2017 sejumlah 6.470 orang, pada tahun 2018 sejumlah 4.799 orang atau mengalami penurunan (-26%). (fin)

Penulis: Finneke Wolajan
Editor: Chintya Rantung
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved