Politik

Politisi Demokrat Sebut PAN Khianati Perjuangan BPN Prabowo-Sandi, Sekjen: Kami Tak Minta Apapun

Menurut BPN, Partai Amanat Nasional telah berkhianat pada perjuangan Tim BPN Prabowo-Sandi.

Namalonews.com
Ferdinand Hutahaean - Politikus Partai Demokrat 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Partai Amanat Nasional (PAN) bisa dinilai mengkhianati Perjuangan BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bila isu Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan melobi Presiden Jokowi untuk mendapatkan kursi pimpinan DPR dan MPR terbukti.

Demikian disampaikan Kepala Divisi Advokasi dan Bidang Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, kepada Tribunnews.com, Selasa (30/4/2019).

"PAN bisa kita sebut mengkhianati perjuangan yang sedang dilakukan oleh BPN. Tapi itu kalau betul," ujar Ferdinand Hutahaean yang juga anggota BPN Prabowo-Sandi kepada Tribunnews.com.

Meskipun memang dia akui, hal tersebut merupakan hak politik dari PAN.

Namun, menueurtnya kurang elok, jika Zulkifli Hasan melakukan lobi-lobi jabatan demikian.

Baca: Arti Lain Garis Keras Mahfud MD, Tak Seperti yang Dikira, Ajakan Bersatu Bukan Memecah Belah

Apalagi di sela pertarungan pemilu belum selesai.

"Ini kan masih proses perhitungan. Kan belum selesai," jelasnya.

Bila itu benar, imbuh dia, maka sangat disayangkan sikap PAN yang seakan sudah mengakui kemenangan Jokowi-Maruf Amin di sela proses perhitungan suara Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 masih berlangsung.

"Kalau sudah melakukan lobi-lobi ke Jokowi, berarti PAN sudah mengakui bahwa Jokowi sebagai pemenang pemilu presiden," katanya.

Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin menyebut Partai Amanat Nasional (PAN) melakukan komunikasi ke Presiden Joko

Halaman
123
Editor: Frandi Piring
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved