Sulawesi Utara

Polisi Seriusi Kasus Cyber Crime dengan Korban Warga Minahasa

Polda Sulut tidak main-main dengan yang namanya ujaran kebencian dan berita bohong alias hoaks, yang terus 'berselancar' di media sosial.

Polisi Seriusi Kasus Cyber Crime dengan Korban Warga Minahasa
ISTIMEWA
Polisi Seriusi Kasus Cyber Crime dengan Korban Warga Minahasa 

Polisi Seriusi Kasus Cyber Crime dengan Korban Warga Minahasa

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kepolisian Republik Indonesia Daerah (Polda) Sulawesi Utara tidak main-main dengan yang namanya ujaran kebencian dan berita bohong alias hoaks, yang terus 'berselancar' di media sosial (medsos).

Melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Sulut bidang cyber crime, menseriusi kasus di media sosial terkait posting sebuah akun facebook bernama Deni Lumangkun menulis tentang ujaran kebencian dan hoax hingga viral.

"Kami sudah melakukan penyelidikan terhadap kasus ini oleh patroli cyber dan mendapati bahwa akun facebook atas nama Deni Lumangkun telah di kloning oleh orang lain," kata Direskrimsus Polda Sulut Kombes Yandri Irsan SH SIK Msi melalui
Kasubdit Cyber Crime Polda Sulut AKBP Iwan Permadi, Rabu (01/05/2019).

Selain terus menseriusi masalah itu, pihaknya telah menghadirkan pemilik akun facebook yang di kloning pria bernama Deni Lumangkun warga Kelurahan Papakelan Kecamatan Tondano Kabupaten Minahasa dan menyampaikan keterangan kepada penyidik Cyber crime Polda Sulut serta memberikan keterangan kepada wartawan di Mapolda Sulut Selasa kemarin.

Masalah ini dilaporkan oleh Deni langsung ke Polda Sulut pada tanggal 19 Juni 2018, setelah sehari sebelumnya dia melihat ada yang tidak beres dengan komen-komen di akun facebooknya itu dan mendapati akunnya sudah memposting status yang bukan ditulisnya.

Dari keterangan Deni dan pemeriksaan patroli cyber Polda Sulut didapati, hasil kloning terhadap akun facebook milik Deni jumlah perteman berbeda dengan di akun asli. Di akun yang di kloning pertemanannya kurang lebih 100 orang dan yang di akun asli hampir 5.000.

"Di akun palsu itu memposting ujaran kebencian, mengadu domba dan berita hoax lainnya," tambahnya.

Untuk itulah bidang Cyber Crime Polda Sulut menegaskan masyarakat kususnya para netizen, bahwasanya kasus ini sudah ditangani dan Deni merupakan korban. Bahkan dirinya langsung melaporkan masalah ini ke Polda Sulut.

"Siapa pelaku yang berani melakukan ini? Kami masih selidiki," tambahnya.

(Tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere)

BERITA POPULER:

Baca: 4 Fakta Bos BUMN Meninggal di Hotel Setelah Berhubungan Intim dengan PSK, CCTV Jadi Saksi!

Baca: Sikapi Video Viral Siap Presiden Elite TKN 01, Dahnil: Orang yang Tidak Tahu Berterima Kasih

Baca: Nama Yusuf Subrata Kembali Diperbincangkan, Bagaimana si Kabar Mantan Suami Cut Tari Itu?

TONTON JUGA:

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved