Partai Nasdem Berjaya di Sulut: Begini Komentar Max Lomban

Rekapitulasi perolehan suara Pemilu 2019 masih di tangan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Namun prediksi berdasarkan form C-1, Partai Nasdem

Partai Nasdem Berjaya di Sulut: Begini Komentar Max Lomban
tribun manado/christian wayongkere
Ketua DPW Nasdem Sulut Max Lomban 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Rekapitulasi perolehan suara Pemilu 2019 masih di tangan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Namun prediksi berdasarkan form C-1, Partai Nasdem masuk tiga besar di Sulawesi Utara. Prestasi partai besutan Surya Paloh itu tak lepas dari ‘tangan dingin’ Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPD) Nasdem Sulut, Max Lomban.

Bagaimana Wali Kota Bitung ini mengarsiteki parpol pendatang baru hingga berjaya di Sulut. Berikut kutipan wawancana khusus tribunmanado.co.id dengan Max Lomban, Selasa (30/4/2019).

Sebagai Ketua DPW Nasdem Sulut dan Wali Kota Bitung, bagaimana Anda menjalaninya?

Memegang dua tanggung jawab besar dalam pemilu kali ini. Sebagai Wali Kota Bitung bertanggung jawab untuk menyukseskan pemilu di Kota Bitung.
Begitu pula sebagai Ketua DPW Nasdem Sulut, juga punya tanggung jawab memenangkan Nasdem di Bumi Nyiur Melambai ini. Konsentrasi terbagi, namun tetap berupaya menjalankan dua tugasnya semaksimal mungkin.

Saya terus berkoordinasi dan mengupayakan agar pelaksanaan secara keseluruhan berjalan dengan baik. Menopang pengamanan di Panitia Pemungutan Suara (PPS) dengan menempatkan dua petugas pengamanan, membangun bilik suara tambahan.

Apa saja yang sudah dilakukan untuk menjamin kelancaran Pemilu 2019?

Memberikan asuransi BPJS Ketenagakerjaan untuk sepuluh orang tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) lewat program Tali Kasih. Terus memberikan imbauan agar masyarakat memberikan hak suaranya saat pemilu. Serta upaya-upaya lainnya sebagai Wali Kota Bitung.

Lalu bagaimana dengan tugas sebagai Ketua DPW Nasdem Sulut?

Sebagai Ketua DPW Nasdem, terus menkonsolidasikan kekuatan dalam menghadapi pemilu.

Soal hasil sementara yang diperoleh Nasdem di Nyiur Melambai?

Saya belum mau komentar, karena belum ada data akurat. Masih menunggu pleno resmi dari KPU.

Pemilu serentak pertama kali di Indonesia, bagaimana tanggapan Anda?

Pemilu serentak perlu dievaluasi kembali. Sulit jika serentak seperti ini. Banyak korban berjatuhan, sakit bahkan meninggal karena kelelahan. Dasar yang sudah dicapai di pemilu ini, jadi pelajaran untuk pemilu ke depan.
Menerapkan langkah lima tahu ke depan. Misalnya daerah dan pusat dipisah, atau eksekutif dan legislatif dipisah. Tapi kita harus nambah libur sehari.

Untuk mengakhiri polarisasi akibat perbedaan pilihan di pemilu, apa saran Anda?

Pemilu sudah usai, Saya mengajak segenap masyarakat untuk rekonsiliasi. Tinggalkan semua gesekan yang terjadi karena perbedaan pilihan politik. Pertandingan sudah usai, waktunya sekarang kita rekonsiliasi. (fin)

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved