KPK Jemput Paksa Bupati Sri: Begini Kata Gubernur Olly

Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey mengaku kaget dan prihatin terhadap nasib Bupati Kepulauan Talaud, Sri Wahyumi Manalip

KPK Jemput Paksa Bupati Sri: Begini Kata Gubernur Olly
Instagram
Sri Wahyumi Manalip, Bupati Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey mengaku kaget dan prihatin terhadap nasib Bupati Kepulauan Talaud, Sri Wahyumi Manalip yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (30/4/2019). Olly berharap Sri adalah kepala daerah yang terakhir dicokok komisi antirasuah.

SWM ditangkap di Kantor Bupati Talaud, Selasa (30/4/2019) pukul 11.20 Wita. Sri terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK diduga menerima hadiah barang-barang mewah seperti tas dan berlian bernilai ratusan juta rupiah. Ada juga versi menyebutkan Sri terlihat kasus Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018.

"Saya harap kejadian yang menimpa Bupati Talaud, tidak akan lagi terjadi pada kepala daerah lain di Sulut," kata Gubernur.
Olly merasa prihatin dan memberikan dukungan moril atas kejadian yang menimpa Sri. "Kepada seluruh kepala daerah untuk menjalankan keuangan daerah serta program dan kegiatan sesuai dengan aturan yang berlaku," kata dia.

Gubernur menyampaikan tak menginginkan kepala daerah sampai harus berurusan dengan hukum. "Saya tidak pernah menginginkan teman-teman saya bupati dan wali kota terlibat hukum apalagi sampai ditangkap. Ingat itu," tegas Olly.
Kepala Biro Pemerintahan Pemprov Sulut, Jemmy Kumendong, menyatakan siap memproses administrasi menyangkut antisipasi kekosongan pemerintahan.

Dari pengalaman, kepala daerah yang ditangkap KPK biasanya membutuhkan waktu untuk menjalani proses hukum. "Pemerintahan tidak boleh kosong. Sesuai aturan harus ada pelaksana tugas (Plt), aturannya Plt itu wakil bupati," ungkap Jemmy.
Kasus ini akan dilaporkan ke Kementerian Dalam Negeri. Atas dasar itu kemudian dilakukan penunjukan Plt. Adapun, Wakil Bupati Talaud Petrus Tuange akan menggantikan Sri.

SWM ditangkap KPK di Kantor Bupati Talaud, Selasa pukul 11.20 Wita. Ketua DPC Hanura Talaud ini diterbangkan dari Bandara Melonguane dan tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado pada pukul 13.00. Sri menjabat Bupati Talaud sejak 21 Juli 2014. Ia menang Pilkada Talaud setelah mengalahkan petahana. Di Pilkada 2018, SWM kalah dari Bupati terpilih Elly Lasut. Otomatis, SWM hanya satu periode menjabat. Akhir masa periode Bupati Talaud yakni 21 Juli 2019. Kumendong membenarkan akhir masa periode Bupati Talaud akan segera berakhir.

Partai Hanura akan mengambil sikap terkait ditangkapnya Ketua DPC Hanura Talaud. Menurut Wakil Ketua I DPC Partai Hanura Talaud, Jimmy Tindi, sudah melakukan koordinasi dengan Ketua Bidang Organisasi DPP Partai Hanura Benny Rhamdani bahwa DPP Partai Hanura akan menunjuk kuasa hukum untuk mendampingi Bupati.

"Sekali lagi ini bukan OTT. Kalau OTT mana barang buktinya. Harus ada siapa yang memberikan, kami akan melakukan pendampingan hukum," jelas Jimmy.
Terinformasi Sri berangkat menggunakan maskapai penerbangan Garuda pada pukul 15.00 dari Manado menuju Jakarta. Sri saat ditangkap dan dibawa dari Bandara Melonguane tidak membawa pakaian. Ia hanya mengenakan pakaian (seragam) di badan. "Kemungkinan besok (hari ini) kami akan membawa pakaian ganti untuk beliau," kata dia.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Bupati Talaud Sri Wahyumi Manalip
Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Bupati Talaud Sri Wahyumi Manalip (INSTAGRAM SWMANALIP)

Dua hari sebelum ditangkap KPK, Sri baru saja memecahkan rekor mengarungi lautan dengan jet ski selama 13 jam.
Start di Beo finish di Miangas, total Manalip menempuh jarak sekira 90 mil. Cuaca kala itu super ekstrem. Ombak setinggi 4 meter. Semua pihak sudah memperingatkan Manalip, termasuk ketua DPRD. Namun Manalip tetap ngotot demi memecahkan rekor. Pujian pun berdatangan.

Wall facebook Manalip dipenuhi ucapan selamat. Manalip menulis di Facebooknya. "Jika kamu bisa bermimpi maka kamu bisa mencapainya," beber dia. Itu status terakhirnya sebelum dibekuk KPK. Bulan depan, Manalip rencananya hendak terjun payung.

Halaman
12
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved