Begini Cara Membedakan Keluarga Kurang Mampu dan Mapan di Minahasa Tenggara

Dinas Sosial Kabupaten Minahasa Tenggara memberlakukan pemasangan Stiker bertuliskan Keluarga Miskin disetiap rumah warga yang merasa kurang mampu

Begini Cara Membedakan Keluarga Kurang Mampu dan Mapan di Minahasa Tenggara
tribun manado/andreas ruaw
Plt Kepala Dinas Sosial Pemkab Mitra Franky Wowor 

Begini Cara Membedakan Keluarga Kurang Mampu dan Mapan di Minahasa Tenggara

TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Dinas Sosial Kabupaten Minahasa Tenggara memberlakukan pemasangan Stiker bertuliskan Keluarga Miskin disetiap rumah warga yang merasa kurang mampu untuk Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra).

Plt Kepala Dinas Sosial Pemkab Mitra Franky Wowor mengatakan asal Muasal datangnya ide pemasangan Stiker bertuliskan saya keluarga miskin di setiap rumah warga yang kurang mampu dikarenakan Bupati James Sumendap tidak menginginkan masih banyaknya keluarga Miskin di Kabupaten yang dipimpinya.

Baca: Eksekutif BUMN Meninggal di Hotel Setelah Booking PSK, Ditemukan Kondom

”Ini adalah ide brilian dari pak Bupati kami, dimana beliau tidak senang warga kabupaten Mitra dikatakan Miskin, dan program pemasangan stiker ini bukan saja hanya sampai di pemasangan disetiap rumah warga namun akan dipajang disetiap rumah Ibadah dan Mesjid namun itu di waktu mendatang," terang Franky Wowor di Ratahan, Rabu (1/5/2019).

Lebih lanjut dikatakannya, program pemasangan stiker tersebut ternyata berdampak positif bagi langkah pemkab mitra, dikarenakan masyarakat yang telah mampu dan masih menerima bantuan dari pemerintah kini menyatakan diri meraka tidak miskin lagi.

Baca: Penyebab Dua Kader PDIP Gagal Masuk Gedung DPR di Pemilu 2019, Sudah Terprediksi

”Langka yang diambil ini sangat berhasil karena dulunya masyarakat yang menerima bantuan sosial untuk keluarga miskin saat ini mereka tidak ingin rumahnya dipasangi stiker, dan itu menandakan mereka bukan lagi keluarga miskin.
Diharapkan kedepan Bantuan sosial ini akan benar-benar terarah dan tepat sasaran dan penerimannya benar adalah keluarga yang tidak mampu,” ujarnya.

“Setelah ini akan kami buat aplikasi pendataan keluarga Miskin, dimana para keluarga yang merasa miskin akan memasukan sendiri data mereka ke aplikasi yang nanti kami buat sehingga secara online mereka terdaftar, namun kriteria pendaftaran online bagi keluarga miskin akan kami masukan diaplikasi,seperti Kedaraan roda dua, roda empat, dan penghasilan keluarga, sampai pada masyarakat penguna Handphone Andoid,” papar Kadis.

Baca: Kabar Terbaru Kasus Suami Bunuh Istri Ferolin Djorebe di Bitung, Polisi Masih Tunggu Hasil Autopsi

Sebelumnya Kadis Sosial diundang untuk membawakan materi dalam acara kementerian sosial dengan tema pembangunan kesejahteraan sosial di Kabupaten Minahasa Tenggara dan pesertanya utusan masing-masing desa dan kelurahan untuk menjadi relawan penyuluh sosial masyarakat di Kabupaten Minahasa Tenggara.

Penulis: Andreas Ruauw
Editor: Chintya Rantung
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved