Daerah

Asap Setinggi 400 Meter Keluar Dari Puncak Kawah Karangetang

Asap setinggi 400 meter terlihat dari atas puncak kawah gunung Karangetang, Selasa (30/4) sore.

Asap Setinggi 400 Meter Keluar Dari Puncak Kawah Karangetang
tribunmanado.co.id/Alpen Martinus
Aktivitas Gunung Karangetang 

TRIBUNMANADO.CO.ID, SITARO - Asap setinggi 400 meter terlihat dari atas puncak kawah Gunung Karangetang, Selasa (30/4) sore.

Yudia Tatipang Kepala pos PGA Karangetang menjelaskan pada siang hari asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 150 meter di atas puncak kawah.

"Asap kawah dua putih tipis sekitar 25 meter," jelasnya.

Sementara untuk kegempaan guguran terjadi sekali dengan amplitudo 3 mm dengan durasi 35 detik, hembusan dua kali
dengan amplitudo 3-4 mm, durasi 10-20 detik, hybrid lima kali 5, dengan amplitudo 3-7 mm, S-P : 0 detik, durasi 8-17 detik, tektonik jauh 4 kali dengan amplitudo 4-16 mm, S-P : 12-20 detik, durasi 40-90 detik, serta microtremor terekam dengan amplitudo 0.25 mm (dominan 0.25 mm).

Sementara pada sore hari asap kawah bertekanan kuat teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 400 metwr di atas puncak kawah.

"Asap kawah dua putih tebal dengan tekanan gas kuat tinggi sekitar 250 meter," jelasnya.

Sementara untuk kegempaan terjadi guguran dua kali dengan amplitudo 2 mm, durasi 40-70 detik, hembusan terjadi 5 kali dengan amplitudo 1-2 mm, durasi 20-40 detik, hybrid 10 kali dengan amplitudo 3-16 mm, S-P : 0 detik, durasi 10-20 detik, vulkanik dangkal sekali dengan amplitudo 6 mm, durasi 5 detik, serta microtremor terekam dengan amplitudo 0.25 mm (dominan 0.25 mm).

"Untuk status Gunung Karangetang masih pada level III atau siaga," jelas dia.

Untuk rekomendasi PVMBG masyarakat dan pengunjung atau wisatawan agar tidak mendekati, tidak melakukan pendakian dan tidak beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya yaitu radius 2.5 km dari puncak Kawah Dua (Kawah Utara) dan Kawah Utama (selatan) serta area perluasan sektoral dari Kawah Dua ke arah Barat Laut-Utara sejauh 4 km, yaitu wilayah yang berada di antara Kali Batuare dan Kali Saboang.

Masyarakat di sekitar gunung Karangetang dianjurkan agar menyiapkan masker penutup hidung dan mulut, guna mengantisipasi potensi bahaya gangguan saluran pernapasan jika terjadi hujan abu.

Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang berhulu dari puncak gunung Karangetang agar meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke pantai. (Alpen Martinus)

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved