Nelayan Asal Manado Terapung 12 Hari di Perairan Selat Makassar, Bertahan Hidup Minum Air Hujan

Nelayan bernama Imanuel Antameng berusia 40 tahun, bertahan hidup selama 12 hari di atas rumpon yang terapung di lautan.

Nelayan Asal Manado Terapung 12 Hari di Perairan Selat Makassar, Bertahan Hidup Minum Air Hujan
HO/Kantor Pencarian dan Pertolongan Kota Balikpapan
Nelayan bernama Imanuel Antameng (40), bertahan hidup selama 12 hari di atas rumpon yang terapung di lautan berhasil diselamatkan KM Lambelu yang melintas di perairan Selat Makassar. (HO/Kantor Pencarian dan Pertolongan Kota Balikpapan) 

Tim gabungan dibentuk segera mencari di lokasi hilangnya Darman.

Beberapa jam menyusuri perairan tim belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Sekitar 2,5 jam menyisir lokasi, dari kejauhan terlihat sinyal keberadaan makhluk hidup.

"Dia melambai-lambai dari kejauahan kami lihat seperti titik-titik hitam saja," ujar koordinator rescue dari BPBD, Arisa kepada wartawan.

Nasib baik masih memihak Darman, dari kejauhan petugas mendatangi korban yang mengapung dengan jeriken lubang serta botol air mineral yang terselip di antara lengan bajunya.

Darman mengapung sekitar 14 jam di perairan, botol air mineral dan jeriken lubang menyelamatkan nyawanya semalaman mengapung.

"Ini botol dan jeriken ia dapatkan dari laut," ujarnya.

Petugas segera mengevakuasi korban ke darat, petugas medis yang telah berjaga langsung membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Kondisi tubuh Darman lemah, cairan tubuhnya terkuras semalaman. Bahkan, saat diangkat ke kapal Darman terus menenggak air mineral berkali-kali.

TONTON JUGA:

Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul 12 Hari Terapung di Laut Bertahan Hidup Minum Air Hujan, Nelayan Asal Manado Diselamatkan KM Lambelu

Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved