Pemerkosaan Anak

Mantan Anggota TNI Culik dan Perkosa 6 Bocah SD, Satu Diantara Korban Ngaku Pahanya Mau Terlepas

Dari laporan korban lain, pelaku diketahui sudah enam kali melakukan penculikan dan pencabulan terhadap anak perempuan di bawah umur.

Mantan Anggota TNI Culik dan Perkosa 6 Bocah SD, Satu Diantara Korban Ngaku Pahanya Mau Terlepas
Youtube
Mantan Anggota TNI Culik dan Perkosa 6 Bocah SD, Satu Diantara Korban Ngaku Pahanya Mau Terlepas 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dalam lima hari terakhir ini terdapat beberapa kejadian penculikan anak perempuan Sekolah Dasar (SD) yang membuat warga Kota Kendari heboh.

Kasus penculikan pertama kali terjadi pada Sabtu (27/4/2019), yaitu Dua orang anak perempuan Sekolah Dasar (SD) di Kota Kendari dilaporkan hilang ke Polsek Kemaraya setelah dijemput orang yang tidak dikenal.

Namun keduanya ditemukan selamat di sekitar Eks MTQ Kendari pukul 00.00 Wita. Namun perhiasan seperti anting-anting yang dipakai korban, hilang diambil pelaku.

 
Di hari yang sama penculikan terhadap anak SD juga terjadi di Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia. 

Seorang bocah perempuan ber Inisial R (9) diculik pria paruh baya saat disuruh ibunya ke Pasar Anduonohu untuk membeli tempe sekira pukul 11.30 Wita.

Saat korban berjalan kaki ke pasar, pria parih baya yang mengendarai sepeda motor matic merah mengajaknya pergi dan mengaku sebagai teman bapaknya.

Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kelurahan Anduonohu, Pelda Abdul Haris menceritakan bahwa pelaku pun langsung dibawa menuju daerah hutan Nanga-nanga, masuk dalam rumah yang ada di perladangan.

Saat di rumah tersebut terjadi pemaksaan dan pengancaman terhadap korban, yaitu jika berteriak akan dibunuh. Korban pun akhirnya diperkosa pelaku.

Setelah selesai diperkosa, korban kemudian diantar kembali ke Pasar Anduonohu dan ditinggalkan oleh pelaku sekira pukul 13.00 Wita.

Korban yang sudah lemah, berjalan pulang dan melaporkan kejadian yang dialaminya ke ibunya. Ketika kejadian tersebut, ayahnya sedang bekerja dan tidak ada di rumah.

Halaman
123
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved