Ekonomi

Hadapi Bulan Puasa dan Lebaran, BI: Sebaiknya Rica Tomat Sulut Jangan Dijual ke Luar

Kepala Perwakilan BI Sulut Arbonas Hutabarat mengatakan, salah satu upaya agar harga komoditas holtikultura tidak dijual ke luar.

Hadapi Bulan Puasa dan Lebaran, BI: Sebaiknya Rica Tomat Sulut Jangan Dijual ke Luar
ISTIMEWA
Kepala BI Sulut Arbonas Hutabarat berbicara dalam Rakor Ketersediaan stok pasokan dan stabilisasi harga bahan pokok jelang Puasa dan Lebaran 2019 di Gran Puri Hotel Manado, Selasa (30/04/2019). 

Hadapi Bulan Puasa dan Lebaran, BI: Sebaiknya Rica Tomat Sulut Jangan Dijual ke Luar

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara (BI Sulut) Arbonas Hutabarat mengatakan, salah satu upaya agar harga komoditas holtikultura seperti cabai rawit (rica) tidak dijual ke luar.

Kata Arbonas, harga rica sangat fluktuatif karena komoditas paling dibutuhkan

Sementara kebutuhan tak bisa dipenuhi produksi lokal.

"Makanya harga sering naik ketika pasokannya terganggu. Ini yang harus kita pikirkan," ujar Arbonas dalam Rakor Ketersediaan stok pasokan dan stabilisasi harga bahan pokok jelang Puasa dan Lebaran 2019 di Gran Puri Hotel Manado, Selasa (30/4/2019).

Menurutnya, jika rica dan tomat produksi lokal dibatasi agar tak dijual ke luar, bisa mengendalikan harga di pasar lokal.

"Nah ini tugas Pemda dan TPID bagaimana petani, pedagang pengumpul dan distributor bisa diimbau agar memprioritaskan pasar lokal," kata Arbonas.

Memang kata dia, tidak ada aturan yang melarang komoditas dijual ke pasar luar daerah. Tinggal kebijakan dan terobosan pemerintah daerah agar bisa mengendalikan distribusi.

Langkah lainnya ialah memetakan daerah sentra komoditas dan daerah yang tidak memproduksi. Dengan begitu, bisa dilakukan pasokan antardaerah.

"Misalnya di Bolmong sedang panen cabai, bisa dipasok ke Minahasa. Begitu juga bawang merah dan tomat dari Minahasa bisa dipasok ke Kepulauan Nusa Utara," ujarnya.

Langkah lain yang bisa diambil ialah intervensi pasar. "Selain itu kita bisa lakukan operasi pasar dan ini tugasnya Bulog atau kerja sama dengan pemerintah," ujar Arbonas.

(Tribunmanado.co.id/Fernando Lumowa)

BERITA POPULER:

Baca: Sikapi Video Viral Siap Presiden Elite TKN 01, Dahnil: Orang yang Tidak Tahu Berterima Kasih

Baca: BREAKING NEWS: Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Dikabarkan Ditangkap KPK, Ini Foto-foto Beredar

Baca: Kisah Polwan - polwan Cantik Yang Viral, Ada yang Jadi PSK dan Pulang Subuh Pakai Pakaian Seksi

TONTON JUGA:

Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved