Salat

Batalkah Salat Apabila Beberapa Helai Rambut Perempuan Terlihat?

Dalam melaksanakan salat diwajibkan bagi setiap muslim untuk menutup aurat, itu merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi.

Batalkah Salat Apabila Beberapa Helai Rambut Perempuan Terlihat?
istimewa
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dalam melaksanakan salat diwajibkan bagi setiap muslim untuk menutup aurat, itu merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi. 

Dilansir dari laman NUOnline, Ustadz Ali Zainal Abidin menjelaskan bahwa aurat laki-laki meliputi pusar hingga lutut. Sedangkan aurat perempuan adalah seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan.

Perbedaan dalam penilaian menutup aurat antara laki-laki dan perempuan saat salat adalah: jika orang yang melaksanakan shalat adalah laki-laki maka aurat harus tertutup dari empat penjuru, yaitu tidak terlihat dari arah samping, arah depan, arah belakang dan arah atas. Sedangkan bagi perempuan, aurat harus tertutup dari seluruh arah tersebut serta dari arah bawah.

Sehingga jika paha laki-laki terlihat pada saat sujud, maka hal demikian tidak sampai membatalkan shalat, sebab paha adalah bagian yang terlihat dari arah bawah. Berbeda halnya jika hal demikian terjadi pada perempuan, maka shalatnya menjadi batal.

Hal yang sering terjadi bagi kaum perempuan saat shalat adalah seringnya sedikit bagian dari rambut mereka terlihat pada saat shalat sedang berlangsung. Padahal seperti kita pahami bersama bahwa rambut perempuan merupakan salah satu aurat yang harus ditutup pada saat melaksanakan shalat.

Lalu ketika rambut perempuan sedikit terlihat pada saat shalat berlangsung, apakah hal tersebut dapat membatalkan shalatnya?

Menurut mazhab Syafi’i, bagian aurat yang terlihat pada saat shalat, baik yang terlihat adalah sedikit ataupun banyak—termasuk sedikit rambut perempuan—adalah hal yang membatalkan shalat.

Sehingga ia wajib untuk mengulang kembali shalatnya, sebab shalat yang ia lakukan pada saat terbuka auratnya dianggap shalat yang tidak sah. Hal ini seperti yang dijelaskan dalam kitab Hawasyi as-Syarwani:

قول المتن: (ما سوى الوجه والكفين) أي حتى شعر رأسها وباطن قدميها ويكفي ستره بالأرض في حال الوقوف فإن ظهر منه شئ عند سجودها أو ظهر عقبها عند ركوعها أو سجودها بطلت صلاتها

“Wajib menutup seluruh tubuh saat shalat bagi perempuan kecuali wajah dan dua telapak tangan. Maksudnya, juga mencakup rambut dari perempuan dan bagian dalam telapak kaki perempuan.

Halaman
123
Editor: Rizali Posumah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved