Kamis, 9 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Polres Tomohon Laksanakan Kegiatan Polisi Go To School

Kepolisian Polres Tomohon melaksanakan kegiatan Polisi Go to School, di sekolah-sekolah di Kota Tomohon, Tombariri dan Sonder wilayah hukum Polres

Penulis: | Editor: Chintya Rantung
IST
Polres Tomohon Laksanakan Kegiatan Polisi Go To School 

Polres Tomohon Laksanakan Kegiatan Polisi Go To School

Laporan Wartawan Tribun Manado David Manewus

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON- Senin (29/4/2019), pukul 07.00 wita, Kepolisian Polres Tomohon melaksanakan kegiatan Polisi Go to School, di sekolah-sekolah dalam Kota Tomohon, Tombariri dan Sonder wilayah hukum Polres Tomohon dalam rangka Hari Kartini tahun 2019 dan menghadapi Operasi Kepolisian Keselamatan Samrat 2019 di bidang Lalu lintas.

Waka Polres Tomohon Kompol Joyce MI Wowor S.Sos memimpin sejumlah polwan di Polres Tomohon dalam rangka sosialisasi cara menghindari ujaran kebencian lewat media sosial atau hoax dan merayakan hari Kartini lewat pembinaan dan penyuluhan terhadap siswa pada sekolah-sekolah yang berada di wilayah hukum Polres Tomohon.

Baca: Kisah Polwan Cantik Doyan Cari Hiburan Malam dengan Baju Seksi, Ada yang Buru Begal hingga Jadi PSK

21 Personil Polwan Polres Tomohon dibagi di tiga wilayah Tombariri, Sonder dan Kota Tomohon dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurut Wowor wilayah Tombariri dipimpin dirinya, Wilayah Sonder dalam pengawasan Kabag Sumda Polres Kompol Agnes Timbuleng dan Kota Tomohon di pimpin Kabag Ren Polres Tomohon Kompol Meyske Ering S.Pd.

Wowor mengatakan ini adalah kepedulian dalam rangka memperingati Hari Kartini, dirangkaikan dengan kegiatan Operasi Kepolisian Samrat 2019 yang dilakukan personil Polwan jajarannya ke beberapa sekolah di wilayah hukum Polres Tomohon. Ini merupakan bentuk tanggung jawab kepada masyarakat.

Bimbingan kepada para siswa ini, lanjut Wowor sangat penting untuk dilakukan karena banyaknya berita Hoax di media sosial, ujaran kebencian dan pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh pelaku anak di bawah umur atau usia sekolah.

Baca: Kisah Pramugari Puaskan Nafsu Pilot & Penumpang, Terungkap Harga 1 Menit Seks Tak Sampai Rp 100 Ribu

“Ini perlu kami sikapi dengan langkah preventif seperti ini, agar korban kecelakaan lalu lintas dapat di eliminir," ujar Wowor.

Menurutnya, kondisi seperti ini tidak bisa dibiarkan atau menyalahkan salah satu pihak saja, misalnya menyalahkan anak-anak, menyalahkan orang tua, atau menyalahkan pihak sekolah namun semua lapisan masyarakat harus bersama-sama menanggulangi dan mengantisipasinya.

Harapan dari kegiatan ini, menurut Kompol Ering yang memimpin Polwan di Kota Tomohon, agar ada kesadaran hukum sejak dini yang tumbuh di tengah-tengah jiwa pelajar. Selain itu, polisi juga memberikan gambaran dan penjelasan kepada pelajar, bahwa ada dampak hukum yang bisa menjerat seseorang, jika orang itu melakukan pelanggaran hukum termasuk pelanggaran lalu lintas yang hari ini sementara di gelar di seluruh Indonesia.

“Dengan penyadaran hukum dari tingkat pelajar ini, akan tumbuh generasi muda yang taat hukum dan lebih bertanggung jawab,” katanya.

Baca: Tanggapi Siap Presiden Versi Adian CS, Fadli Zon: Pemerintahannya Memang Dagelan

Police Go to School yang menjadi tema kedatangan para Polwan di sekolah merupakan bagian dari Program Reformasi Birokrasi Polri.

“Tujuan kegiatan ini, agar Polri dapat lebih dekat dengan masyarakat. Karena Polri adalah milik masyarakat,” katanya.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata polisi sebagai pelindung, pelayanan, dan pengayom masyarakat. Caranya, polisi harus dekat dengan masyarakat.

“Polisi harus kenal dengan masyarakat dan masyarakat juga harus mengenal polisi,” kata Wowor.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved