Lifestyle

Menangis Karena Putus Cinta Bisa Turunkan Berat Badan? Ini Penjelasannya

Para ilmuwan telah menemukan bahwa air mata emosional mengandung hormon yang meningkatkan kadar kortisol, antara lain prolaktin, leu-enkephalin,

Menangis Karena Putus Cinta Bisa Turunkan Berat Badan? Ini Penjelasannya
popbela.com
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Setelah putus hubungan, apa yang biasa kamu lakukan? Biasa-biasa aja? Atau sering menangis kalau mengingat si dia? Yup, putus cinta bagi beberapa orang emang enggak enak ya.

Rasanya kayak kita jadi enggak punya motivasi dan lebih pesimis dalam menjalani aktivitas hari-hari.

Bahkan saat patah hati, aktivitas kita bisa berjalan enggak semulus biasanya. Bener kan?

Menurut para ilmuan, rata-rata seseorang akan mengeluarkan sekitar 16,5 galon air mata ketika menangis karena patah hati.

Alasannya, karena terkadang seseorang suka menyimpan emosinya dan malu untuk meluapkannya.

Ketika udah mencapai klimaks dan kesedihan enggak bisa terbendung, akhirnya menangis jadi pilihan terbaik untuk mengeluarkan emosi.

Para ilmuan pun penasaran, apakah air mata yang keluar dengan jumlah besar hanya bermanfaat untuk meluapkan emosi kita aja atau ada manfaat lainnya.

Dilansir dari Bright Side melalui Intisari Online, ternyata air mata bisa menurunkan berat badan karena kita membiarkan emosi yang lama terpendam akhirnya keluar semua!

Kok bisa, ya, menangis karena mantan berpengaruh sama berat badan kita?

Hal tersebut tergantung di mana letak kortisol berada. Kortisol merupakan hormon yang dilepaskan sebagai respon terhadap stres, terkait dengan obesitas.

Halaman
123
Editor: Yeshinta Sumampouw
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved