Duka Mendalam dari Nancy Simpuru Ibu Korban Penikaman Marco Owen Siby, Ini Kenangan Ibunya

Suasana duka terlihat di rumah keluarga Marco Owen Siby (18), di mata ibunya Nancy Simpuru (36), adalah sosok anak yang berbakti

Duka Mendalam dari Nancy Simpuru Ibu Korban Penikaman Marco Owen Siby, Ini Kenangan Ibunya
Tribun manado / Finneke Wolajan
Rumah Duka korban penikaman Marco Owen Siby 

Duka Mendalam dari Korban Penikaman Marco Owen Siby, Ini Kenangan Nancy Simpuru Ibu Korban

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Suasana duka terlihat di rumah keluarga Marco Owen Siby (18), di mata ibunya Nancy Simpuru (36), adalah sosok anak yang berbakti.

Marco Owen Siby (18) warga Madidir Unet, Kecamatan Madidir tewas, Minggu (28/4/2019). Ia yang hendak melerai perkelahian temannya Juan Humena (19) dengan orang tak dikenal, malah kena tikam di dada bagian kiri bawah.

Nancy Simpuru (36) bercerita, Owen tak pernah menolak jika disuruh membantu. Nancy sehari-harinya berjualan nasi kuning, ketika sudah lelah, ia menyuruh Owen mencuci semua perkakas.

Baca: Dua Pelaku Penikaman yang Menewaskan Owen Ditangkap Tim Tarsius Polres Bitung

Baca: Almarhum Owen Korban Penikaman Aktif di Kegiatan Olahraga dan Budaya

"Kalau dia tidur, meski mengantuk saya suruh dia gantikan baju dua adiknya yang mau ke sekolah. Dia bangun, gantikan mereka pakaian sekolah. Mau disuruh apa saja dia mau," ujar Nancy.

Owen sehari-hari mengantarkan koran. Dia juga sering bekerja atas permintaan orang. Yang penting katanya halal. Kalau gajian, ia selalu memberikan ibunya uang.

Jenazah korban saat di ruang pemulasaraan jenazah Rumah Sakit Prof Kandou, Malalayang, Kota Manado
Jenazah korban saat di ruang pemulasaraan jenazah Rumah Sakit Prof Kandou, Malalayang, Kota Manado (istimewa)

"Walau gaji hanya seberapa, dia kasih ke saya, juga buat adik-adiknya. Begitu pula ke sepupunya dua orang," ujarnya.

Nancy begitu terpukul. Anak sulungnya yang menjadi harapan keluarganya kini telah tiada. Owen tak pernah menyusahkan orangtuanya.
"Makanya sampai sekarang berat sekali saya menerima kenyataan ini," ujarnya.

Kasat Reskrim Polres Bitung AKP Edy Kusniadi mengatakan pelaku berinisial CM alias Christofel (16) warga Kelurahan Aertembaga Dua, Kecamatan Aertembaga, Kota Bitung dan BC alias Brandon (22) warga Kelurahan Winenet Dua, Kecamatan Aertembaga, Kota Bitung.

Tim menangkap Brandon di lorong tower Aertembaga pada hari Minggu (28/4/2019) pukul 15.00 Wita. Dan pelaku Christofel di Aertembaga pukul 18.00 Wita. Keduanya saat ini sudah di Mapolresta Bitung. (fin)

Penulis: Finneke Wolajan
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved