Ada Anggota Bawaslu Tetap Bekerja Walau Dalam Keadaan Diinfus

Misalnya kemarin di Maluku, ada pengawas kita yang meninggal dan berlumuran darah, itu intinya diduga karena penganiayaan

Ada Anggota Bawaslu Tetap Bekerja Walau Dalam Keadaan Diinfus
ISTIMEWA
ilustrasi: Pemungutan Suara Ulang di Talaud 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Walaupun dalam keadaan sakit, namun anggota Bawaslu tetap harus melakukan tanggungjawabnya.

Menurut Mochammad Afifuddin, banyak Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), dalam berbagai macam kondisi mereka tetap menjalankan tugas, baik saat penghitungan maupun rekapitulasi suara.

"Ada jajaran kami yang diinfus melakukan pengawasan, ada yang baru mengalami kecelakaan masih penuh perban kemudian melakukan pengawasan," kata Afif dalam diskusi Silent Killer Pemilu Serentak 2019 di kawasan Jakarta Pusat.

Tercatat 480 Panawaslu sakit ketika dan setelah menjalankan tugas. Sementara itu, 55 orang dilaporkan meninggal dunia.

Mereka yang sakit maupun meninggal dunia sebagian besar disebabkan karena kelelahan. Ada pula yang mengalami kecelakaan. Bahkan, Afif menyebut, ada Panwaslu yang keguguran kandungan hingga mengalami kekerasan saat melakukan tugas pengawasan.

"Misalnya kemarin di Maluku, ada pengawas kita yang meninggal dan berlumuran darah, itu intinya diduga karena penganiayaan," ujar Afif.

Afif menyebut, kejadian ini merupakan suatu hal yang memprihatinkan dari praktik demokrasi elektoral. Oleh karena itu, ke depannya perlu dipikirkan untuk menyelenggarakan pemilu dengan sistem yang lebih efisien dan tidak melelahkan.

Demokrasi, kata Afif, seharusnya bisa menjadi proses yang menggembirakan, bukan justru menimbulkan banyak korban. "Tapi menurut saya yang paling baik untuk sekarang adalah, pertama mengapresiasi mendoakan para pahlawan demokrasi yang sudah meninggal. Kedua melanjutkan proses pemilu yang sekarang sedang masa rekap di tingkat kecamatan, selanjutnya di kabupaten, sampai provinsi," ujarnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bawaslu: Ada Jajaran Kami yang Diinfus Melakukan Pengawasan", https://nasional.kompas.com/read/2019/04/27/20581991/bawaslu-ada-jajaran-kami-yang-diinfus-melakukan-pengawasan.

Editor: Charles Komaling
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved