Pemilu 2019

Pemkot Bitung Asuransikan 6.750 Penyelenggara Pemilu, Tiap TPS Ada 10 Orang yang Mendapat Asuransi

Banyak petugas penyelenggara pemilu 2019 sakit bahkan meninggal. Pemerintah Kota Bitung pun sudah mengantisipasi

Pemkot Bitung Asuransikan 6.750 Penyelenggara Pemilu, Tiap TPS Ada 10 Orang yang Mendapat Asuransi
tribunmanado.co.id/Finneke Wolajan
Wali Kota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Banyak petugas penyelenggara Pemilu 2019 sakit bahkan meninggal. Pemerintah Kota Bitung pun sudah mengantisipasi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Wali Kota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban mengatakan melalui program Tali Kasih, Pemerintah Kota Bitung telah mengasuransikan para petugas di tiap tempat pemungutan suara.

Tiap TPS ada sepuluh orang yang diasuransikan. Sehingga total petugas yang diasuransikan di 675 TPS se-Kota Bitung yakni 6.750 orang. Pemkot Bitung melakukan MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan.

"Pemilu ini menguras tenaga dan energi. Kami mengantisipasinya dengan memberi asuransi pada para petugas ini. Sehingga kalau mereka sakit atau terjadi kecelakaan, BPJS Ketenagakerjaan bisa menanggung semua biaya," ujar Lomban.

Lomban mengatakan, sejauh pengamatannya, hanya di Kota Bitung yang mengasuransikan petugas penyelenggara pemilu. Lomban pun mengutip pernyataan Kepala BPJSTK cabang Manado Tri Chandra Kartika.

Bahwa BPJS Ketenagakerjaan siap membayar jaminan kematian dan jaminan kecelakaan kepada petugas pemilu 2019 di Kota Bitung. "Untuk membayarnya harus ada laporan dari petugas di lapangan. Namun sejauh ini belum ada laporan yang masuk," ujarnya.

BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan santunan kematian sebesar Rp 24 juta dan jika mengalami kecelakaan kerja akan ditanggung semua biaya rumah sakit.

Sebelumnya, dewan pengawas dan pimpinan pusat BPJSTK sudah mengingatkan agar petugas KPU dan Bawaslu dari tingkat pusat sampai di desa, mengikuti program jaminan sosial.

Karena ini merupakan amanat Undang-undang, yang mewajibkan semua tenaga kerja baik penerima upah maupun bukan penerima upah, agar dijaminkan melalui program jaminan sosial. (Finneke Wolajan)

Penulis: Finneke Wolajan
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved