Jabatan Adalah Amanah

Bupati Minahasa Katakan, Secara Moral dan Konstitusional Jabatan Adalah Amanah Dari Masyarakat

Bupati Minahasa Royke Roring menghadiri rapat Paripurna DPRD Minahasa dalam rangka Penyampaian Keputusan DPRD Tentang LKPJ Kepala Daerah Minahasa

tribunmanado.co.id/Andreas Ruauw
Pembukaan rapat Paripurna DPRD Minahasa dalam rangka Penyampaian Keputusan DPRD Tentang LKPJ Kepala Daerah Minahasa TA 2018 dan Penyampaian Rancangan Akhir Perubahan RPJPD di ruang sidang DPRD Minahasa 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Bupati Minahasa Royke Roring menghadiri rapat Paripurna DPRD Minahasa.

Rapat yang berlangsung di ruang sidang DPRD Minahasa, pada Jumat (26/4/2019) ini dalam rangka Penyampaian Keputusan DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggung jawaban Kepala Daerah akhir tahun anggaran 2018 dan penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang perubahan atas peraturan daerah nomor 1 tahun 2009 tentang rencana pembangunan jangka panjang daerah kabupaten minahasa tahun 2008-2028.

Adapula kesempatan pemandangan umum dari fraksi-fraksi DPRD terhadap Randperda tersebut serta tanggapan atau jawaban kepala daerah atas pemandangan umum fraksi fraksi DPRD.

Rapat dipimpin Ketua DPRD James Rawung, didampingi Wakil Ketua Ivone Andries dan Ventje Mawuntu, serta dihadiri oleh Bupati Minahasa Royke Octavian Roring bersama Wakil Bupati Robby Dondokambey.

Bupati Minahasa menyampaikan bahwa sudah menjadi kewajiban pihak Pemerintah Kabupaten Minahasa baik secara moral maupun konstitusional selaku Kepala Daerah untuk mempertanggung-jawabkan amanah rakyat Minahasa yang dipercayakan, guna diaktualisasikan dalam pembangunan.

”Pola penanggung-jawaban ini sangat penting dalam kerangka membangun komunikasi yang efektif dan konstruktif dengan masyarakat Minahasa yang direpresentasikan oleh lembaga yang terhormat ini sehingga hari ini kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas apa yang telah dilakukan, khususnya oleh Pansus LKPJ baik dari pembahasan hingga penyampaian Keputusan DPRD dan Rekomendasi,” ujar bupati ROR.

ROR melanjutkan, apa yang telah di rekomendasikan oleh Pansus akan ditindaklanjuti agar komitmen dan tekad Pemerintah untuk memberikan nilai tambah positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pembangunan yang berpusat pada masyarakat dapat terwujud.

"Pembangunan" menurut ROS,  "bukanlah sesuatu yang langsung tersedia, tetapi memerlukan upaya dan kerja keras secara terencana, konsisten dan berkesinambungan."

Disamping itu, kata dia, pembangunan ada yang sifatnya investasi dan ada yang langsung dapat dirasakan oleh masyarakat.

”Sehingga tidak semua program pembangunan menghasilkan sesuatu yang langsung kelihatan hal ini perlu disampaikan agar kita tidak terjebak pada penilaian-penilaian yang tidak memiliki parameter yang jelas, segala masukan kearah yang lebih baik pasti akan kami terima dengan ketulusan,” terangnya. (tribunmanado.co.id/Andreas Ruauw)

Penulis: Andreas Ruauw
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved