Tiga Kasus Gigitan Anjing di Sitaro, Satu Negatif Rabies

Kasus rabies masih terjadi di Kabupaten Kepulauan Sitaro, meski jumlahnya tak terlalu signifikan.

Tiga Kasus Gigitan Anjing di Sitaro, Satu Negatif Rabies
tribun manado/alpen martinus
Kantor Bupati Kepulauan Sitaro 

Tiga Kasus Gigitan Anjing di Sitaro, Satu Negatif Rabies

Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus

TRIBUNMANADO.CO.ID,SITARO- Kasus rabies masih terjadi di Kabupaten Kepulauan Sitaro, meski jumlahnya tak terlalu signifikan.

"Tahun ini di Sitaro sudah terjadi tiga kasus gigitan anjing," jelas James Makasenda Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Sitaro, Sabtu (27/4).

Baca: Fakta Penemuan Mayat Siswa SMP Aldi Ponamon, Hilang saat Jemput Kakak hingga Terawang Orang Pintar

Dari kasus tersebut, dua di antaranya positif rabies dan satu tidak. Kejadian di kampung Kapeta dan Medang, serta satu di Paseng namun tidak rabies.

"Itu sudah melalui pemeriksaan lab, dan memang pada pemeriksaan ahap pertama sudah positif rabies," jelasnya.

Ia mengatakan, bahwa anjing yang melakukan gigitan tersebut tidak pernah divaksin.

"Dua hewan anjing yang menggigit tersebut mati," jelasnya.

Baca: Ivan Gunawan Menikah Nikita Mirzani Ucapkan Selamat, Ini Sosok Sang Mempelai

Terhadap korban langsung diberikan vaksin anti rabies.

"Kami berikan anti rabies lantaran gigitan masih di kaki, kalau sudah bahu ke atas harus serum anti rabies, karena sangat dekat dengan otak pusat saraf," jelasnya.

Ia mengatakan, kebanyakan masyarakat masih kurang tingkat kesadaran untuk penanganan terhadap anjing. (Amg)

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Chintya Rantung
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved