Penemuan Mayat di Jembatan Kuning
Heboh Penemuan Mayat di Bawah Jembatan Kuning Ring Road Dua Manado, Diduga Korban Kecelakaan
Masyarakat Kota Manado dihebohkan dengan penemuan jasad di bawah Jembatan Kuning, Jalan Ring Road Dua, Kelurahan Paniki Bawah
Penulis: Aldi Ponge | Editor: Aldi Ponge
TRIBUNMANADO.CO.ID - Masyarakat Kota Manado dihebohkan dengan penemuan jasad di bawah Jembatan Kuning, Jalan Ring Road Dua, Kelurahan Paniki Bawah, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada Jumat (26/04/2019) sekitar pukul 10.20 Wita.
Korban diduga kecelakaan karena jatuh bersama sepeda motornya. Namun, polisi masih menyelidiki jatuhnya jasad tersebut ke sungai.
Tak diketahui kondisi korban, diduga telah meninggal dunia.
Peristiwa ini di-Live Facebook oleh akun Facebook Irma Manumpil dengan durasi berdurasi 10.49 menit.
Akun Irma Manumpil memberi keterangan video "Penemuan Mayat" tanpa memberikan lokasi.
Namun, diduga peristiwa tersebut terjadi di Jembatan Kuning Ringroad Dua, Kota Manado.
Dalam video tersebut terdengar wanita yang merekam berdialog bahasa Manado,.
Tampak mayat di aliran sungai dalam posisi terlentang dengan mengenakan celana hitam.
Mayat laki-laki tersebut tersangkut di batu
Dalam percakapan warga menyebutkan mayat tersebut diduga kecelakaan karena jatuh bersama sepeda motornya.
Jasad tersebut disebutkan masih mengeluarkan darah.
Peristriwa ini menjadi tontonan warga yang melalui jalan tersebut. Anggota kepolisian sudah berada di lokasi tersebut.
Wanita yang merekam sempat menyebutkan nomor kendaraan tersebut yakni DB 1407.
Tonton Video live Facebooknya:
Identitas Mayat Terungkap
Penemuan mayat laki-laki di bawah Jembatan Kuning, Paniki Mapanget, Kota Manado yang sempat menghebohkan media sosial Facebook, Jumat (26/4/2019), akhirnya terungkap
Dari informasi yang dihimpun ternyata sesosok mayat itu bernama Aldi Ponamon (15) warga lorong Melati lingkungan VI Kelurahan Mahawu (Sospol) Kecamatan Tuminting Kota Manado.
Aldi merupakan putra dari Harmaji Ponamon.
Saat ini jenazah sudah berada di Instalasi Kamar Jenasah Rumah Sakit Bhayangkari Manado.
Isak tangis pecah saat sanak keluarga korban dari Airmadidi tiba dan menghampiri Harmaji yang, terduduk lemas di lantai dekat kamar jenazah.
Sementara keluarga yang lain berupaya menenangkan keluarga yang menangis dan sang ayah.
Keluarga Sempat Lewati Jembatan Kuning
Iman Sugiato Ponamon, keluarga korban mengakui jasad tersebut adalah keponakannya yang sempat dilaporkan hilang sejak keluar rumah pada Rabu (24/4/2019) malam.
"Kami yakin dan itu benar anak kami, itu juga motornya yang didapat bersama dengan jenazah anak kami," kata Sugianto.
Keluarga saat ini masih berdiskusi mengenai proses selanjutnya dari masalah yang menimpa korban.
Peristiwa tidak pulangnya Aldi sejak keluar rumah malam kamis, oleh pihak keluarga melakukan laporan ke polisi pasca 1x24 jam.
"Kami keluarga sempat melakukan pencarian, selama seharian penuh pakai motor dan mobil sampai Airmadidi," Yunus keluarga korban lainnya
Keluarga dan orang tua korban yang ikut melakukan pencarian, sempat melakukan pengecekan hingga rumah sakit Auri Mapanget namun tidak menemukan Aldi.
Mirisnya keluarga yang melakukan pencarian beberapa kali melintas di jembatan, persis jasad Aldi ditemukan di bawah jembatan Kuning perbatasan antara Kelurahan Paniki dan Kelurahan Bengkol.
"Laporan hilang di Polres Manado dan saat ditemukan keluarga melapor ke Polsek Mapanget," urainya.
Follow juga akun instagram tribunmanado
Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube tribunmanadoTV
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/heboh-penemuan-mayat-3344.jpg)