Goa Kamenanga Saksi Sejarah Masyarakat Miangas

Miangas sebagai daerah perbatasan Indonesia bagian utara ternyata pernah menjadi rebutan beberapa suku bangsa.

Penulis: Alpen_Martinus | Editor: Chintya Rantung
tribun manado/alpen martinus
Goa Kamenanga 

Goa Kamenanga Saksi Sejarah Masyarakat Miangas

Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus

TRIBUNMAANDO.CO.ID,MIANGAS- Miangas sebagai daerah perbatasan Indonesia bagian utara ternyata pernah menjadi rebutan beberapa suku bangsa.

Jelas ada saksi sejarah yang membuktikannya, di antaranya goa Kamenanga.

Letak goa Kamenanga ini tak terlalu jauh dari desa Miangas, atau tepatnya berada di samping landasan pesawat terbang.

Di depan goa tersebut sudah diberi papan petunjuk yang dipasang oleh masyarakat adat.

Modelnya cukup unik, namun sedikit menyeramkan.

Baca: Viral Facebook, Siswa Hilang di Manado Dihubungkan Penemuan Mayat di Jembatan Kuning Ring Road Dua

Goa Kamenanga 5575
Goa Kamenanga Saksi Sejarah Masyarakat Miangas

Untuk berkunjung ke lokasi tersebut, pengujung harus ditemani minimal satu orang pemangku adat.

Sebab mereka yang akan meminta izin kepada leluhur yang menjaga atau mendiami tempat tersebut menurut kepercayaan mereka.

Setelah memohon permisi, pengunjung bisa masuk namun harus sedikit merayap lantaran pintu goa sangat kecil.

Saat merayap masuk, pengujung akan menjumpai tempat tengkorak dikuburkan. Tengkorak tersebut dikumpulkan dari dalam goa.

Tak lama merayap, langsung dijumpai ruangan yang sangat besar setengah bulat.

Di bagian dalam gelap lantaran hanya sedikit cahaya saja yang masuk, sehingga harus menggunakan pencahayaan lampu.

Baca: Cawapres 02 Sandiaga Uno: Saya Meyakini Bahwa Pemilu Ini Jujur dan Adil

Goa Kamenanga
Goa Kamenanga

Goa terbentuk dari batuan yang cukup kokoh, sementara lantainya campuran tanah dan pasir.

"Ini merupakan tempat bersembunyi masyarakat Miangas zaman dulu saat orang dari Moro (bangsa seberang) datang," jelas Ebsan Pitaratu Mangkubumi I Miangas.

Ia menceritakan saat itu, bangsa Moro datang dan melihat bahwa pulau Miangas tidak dihuni, sehingga mereka memutuskan untuk kembali.

"Saat mereka dari Moro masih dalam perjalan pulang atau masih di laut, warga Miangas sudah keluar dari goa, dan terlihat oleh orang Moro bahwa ternyata di Miangas ada orang, sehingga mereka kembali," jelasnya.

Baca: Identitas Mayat yang Ditemukan di Bawah Jembatan Kuning Ring Road Dua Manado Terungkap

Saat tiba kembali ke Miangas, warga Miangas sudah sembunyi lagi di goa."Namun orang Moro melihat jejak kaki mereka di depan goa, sehingga orang Moro ini mengambil daun kelapa dan membakar goa tersebut, sehingga orang Miangas di dalamnya meninggal dunia, makanya banyak tengkorak ditemukan di dalam goa," jelasnya.

Goa yang menjadi saksi sejarah masyarakat Miangas zaman dulu tersebut tetap dijaga sebagai warisan adat yang harus dilestarikan. (Amg)

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved